Tanggul Lahar Gunung Semeru Nyari Jebol, Ratusan Warga Desa Sumberwuluh Terancam
Pihak desa telah melaporkan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang dan mendesak adanya respons cepat dari pihak terkait.
Tanggul penahan aliran lahar di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengalami kerusakan serius setelah diterjang banjir lahar dingin dari Gunung Semeru.
Peristiwa ini terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan puncak gunung selama dua hari berturut-turut sejak Rabu (9/4).
Tanggul yang membentang sejauh dua kilometer kini rusak sepanjang 300 meter akibat erosi hebat dari derasnya aliran lahar.
Dampaknya, sebanyak 82 kepala keluarga atau sekitar 246 jiwa yang tinggal di sekitar lokasi, terutama Blok Kampung Renteng, kini dalam kondisi waspada tinggi.
Erosi Mencapai 300 Meter
Sekretaris Desa Sumberwuluh, Samsul Arifin mengatakan, kerusakan tanggul sangat parah dan berpotensi meluas jika tidak segera ditangani.
“Kerusakan tanggul ini akibat banjir lahar usai hujan deras di puncak Semeru. Erosi sudah mencapai 300 meter, dan jika tidak segera diperbaiki, bisa berdampak langsung ke pemukiman warga,” ujar Samsul, Jumat (11/4).
Ia menambahkan, pihak desa telah melaporkan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang dan mendesak adanya respons cepat dari pihak terkait, khususnya dalam perbaikan tanggul dan normalisasi sungai.
“Ini sudah kami laporkan, wewenangnya pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), semoga segera ada tindak lanjutnya,” tutup Samsul.
Dengan kerusakan yang cukup signifikan, upaya perbaikan dinilai sangat mendesak demi menghindari bencana lanjutan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.