Tanggal 3 Desember Diperingati Sebagai Hari Apa? Berikut Daftarnya
Advent sendiri adalah periode empat minggu sebelum Natal yang dirayakan oleh umat Kristiani sebagai waktu persiapan rohani untuk menyambut kelahiran Yesus.
Setiap tanggal 3 Desember memiliki arti penting bagi berbagai kelompok, mulai dari para profesional di bidang Pekerjaan Umum, komunitas penyandang disabilitas, hingga umat Kristiani yang memulai masa Adven. Selain itu, terdapat juga peringatan yang berkaitan dengan kemanusiaan dan solidaritas yang dirayakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Di Indonesia, khususnya di Bandung, pada hari Rabu (3/12) ini, bangsa kita diingatkan akan keberanian 21 pemuda dari PU yang berjuang mempertahankan Gedung Sate pada tahun 1945. Tujuh dari mereka gugur dan dikenang sebagai Pahlawan Sapta Taruna, sebuah pengorbanan yang masih dihargai hingga saat ini.
Di tingkat internasional, 3 Desember menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran akan tantangan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas. Kesetaraan akses dan ruang inklusif bukan hanya sekadar ungkapan, melainkan kebutuhan yang sangat mendesak. Bagi umat Kristiani, tanggal 3 Desember juga menandai Minggu Pertama Advent, yang merupakan waktu untuk merenung dan menyiapkan hati menyambut Natal.
Advent sendiri adalah periode empat minggu sebelum Natal yang dirayakan oleh umat Kristiani sebagai waktu persiapan rohani untuk menyambut kelahiran Yesus.
Di sisi lain, terdapat juga peringatan yang lebih manis pada tanggal 3 Desember, yaitu Hari Berpelukan. Gestur sederhana ini membawa kenyamanan, kehangatan, dan kebahagiaan. Secara ilmiah, pelukan dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin yang berfungsi untuk mengurangi stres, menstabilkan tekanan darah, serta meningkatkan perasaan bahagia.
Berikut adalah beberapa peringatan yang jatuh pada tanggal 3 Desember dirangkum dari berbagai sumber:
Hari Bakti Pekerjaan Umum
Dilansir dari situs resmi Kementerian Pekerjaan Umum, Hari Bakti PU diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang peristiwa heroik yang terjadi pada 3 Desember 1945 di Gedung Departement Van Verkeer En Waterstaat, yang saat ini dikenal sebagai Gedung Sate di Bandung.
Pada hari tersebut, gedung itu dikepung oleh pasukan NICA yang bersenjata lengkap, sementara 21 petugas Gerakan Pemuda Pekerjaan Umum berusaha mempertahankannya. Meskipun jumlah dan persenjataan mereka tidak sebanding, para petugas tetap melawan dengan gigih hingga pertempuran berakhir pada pukul 14.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, tujuh pegawai PU kehilangan nyawa dan jenazah mereka tidak pernah ditemukan. Mereka dikenang sebagai Pahlawan Sapta Taruna, yang terdiri dari Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, dan Soerjono.
Hari Penyandang Disabilitas Internasional
Setiap tanggal 3 Desember, dunia merayakan Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang hak-hak, aksesibilitas, dan kesetaraan bagi individu yang memiliki disabilitas. Peringatan ini menekankan pentingnya keberadaan penyandang disabilitas, baik yang mengalami keterbatasan fisik maupun mental, sebagai bagian integral dari masyarakat. Mereka memiliki kontribusi yang tidak kalah berharga dalam berbagai aspek kehidupan.
Agar dapat berkontribusi dalam peringatan ini, masyarakat bisa mengambil beberapa langkah. Salah satunya adalah dengan mengadvokasi aksesibilitas di tempat-tempat umum. Selain itu, memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas yang ada di sekitar kita juga sangat penting. Masyarakat juga dapat mempelajari keterampilan baru, seperti bahasa isyarat atau cara berkomunikasi yang lebih inklusif, untuk mendukung interaksi yang lebih baik dengan penyandang disabilitas.
"Peringatan ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas, baik fisik maupun mental, adalah bagian penting dari masyarakat dan memiliki kontribusi yang sama berharganya," seperti dilansir dari National Today.
Minggu pertama Advent
Mengutip National Today, pada tahun ini, minggu pertama Advent akan dimulai pada tanggal 3 Desember. Advent merupakan periode empat minggu sebelum perayaan Natal yang dirayakan oleh umat Kristiani sebagai waktu persiapan spiritual untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus.
Tradisi Advent telah ada sejak lama, dengan perkiraan awal dimulainya praktik ini pada abad kelima. Pada awalnya, Advent dirayakan dengan cara berpuasa, khususnya di daerah Prancis. Seiring berjalannya waktu, gereja-gereja mulai memfokuskan Advent sebagai masa penuh harapan dan penantian untuk kedatangan Kristus.
Hari untuk Berpelukan
Menurut informasi yang dilansir dari National Today, tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Berpelukan. Momen ini mengajak masyarakat untuk saling berbagi kehangatan dan energi positif melalui tindakan sederhana, yaitu pelukan.
Penelitian menunjukkan bahwa pelukan dapat memicu pelepasan hormon oksitosin, yang memiliki manfaat dalam mengurangi stres, menstabilkan tekanan darah, serta meningkatkan perasaan bahagia.
Meskipun asal-usul peringatan ini tidak sepenuhnya jelas, inti dari perayaan ini adalah untuk mendorong lebih banyak orang agar dapat mengekspresikan kasih sayang dengan cara yang alami dan saling setuju. Dengan melakukan pelukan, kita tidak hanya membagikan kehangatan, tetapi juga meningkatkan kesehatan mental dan emosional kita. Oleh karena itu, mari kita rayakan Hari Berpelukan ini dengan penuh semangat.