Tahukah Anda, 40 Peserta Ikuti Pelatihan Wirausaha Kuliner di Jakbar, Ini Menu Kekinian yang Diajarkan!
Puluhan warga Jakarta Barat antusias mengikuti pelatihan wirausaha kuliner yang digelar Sudin PPKUKM. Pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan membuat menu kekinian dan peralatan masak, siap bersaing di industri kuliner.
Sebanyak 40 peserta dari berbagai wilayah di Jakarta Barat baru-baru ini mengikuti pelatihan penumbuhan wirausaha industri baru di bidang kuliner. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat.
Pelatihan ini berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni RPTRA Pegadungan di Kalideres dan RPTRA Kalijodo Angke di Tambora, pada hari Rabu. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan teknis para pelaku usaha kecil dan menengah.
Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, menyatakan bahwa program ini krusial untuk meningkatkan daya saing produk usaha. Pelatihan ini juga diharapkan dapat membuka peluang baru bagi peserta di sektor industri kuliner yang terus berkembang pesat.
Meningkatkan Kemampuan Teknis Pelaku UMKM
Pelatihan penumbuhan wirausaha ini merupakan bagian dari program yang lebih besar yang mencakup 40 gelombang (batch) di bidang kuliner dan 8 batch di bidang fesyen. Seluruh kegiatan ini tersebar di delapan kecamatan di Jakarta Barat, memastikan jangkauan yang luas bagi para pelaku UMKM.
Iqbal Idham Ramid menjelaskan, “Setiap kecamatan melaksanakan 5 gelombang pelatihan kuliner dan 1 gelombang pelatihan fesyen.” Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM.
Fokus utama pelatihan adalah peningkatan kemampuan teknis. Para peserta diajarkan metode produksi yang efisien dan inovatif, serta strategi pengembangan produk yang relevan dengan tren pasar saat ini. Tujuannya adalah agar produk UMKM dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Menguasai Resep Kuliner Kekinian
Pada hari Rabu, pelatihan kuliner dilaksanakan secara serentak di RPTRA Kalijodo untuk wilayah Kecamatan Tambora dan RPTRA Pegadungan untuk Kecamatan Kalideres. Setiap lokasi pelatihan diikuti oleh 40 peserta yang antusias, menunjukkan minat tinggi masyarakat terhadap pengembangan usaha kuliner.
Pelatihan ini berlangsung selama dua hari penuh, memberikan waktu yang cukup bagi peserta untuk menyerap materi dan praktik langsung. Peserta diajarkan beragam menu makanan kekinian yang populer di masyarakat, memastikan relevansi dengan selera pasar.
Beberapa menu yang diajarkan meliputi:
- Siomay
- Batagor goreng
- Jelly milk tea
- Dimsum
- Risol mayo
- Bubur jongkong cup
- Pudding gula merah
- Es jeruk nipis selasih
Renni Puspitasari, Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Sudin PPKUKM Kecamatan Kalideres, menambahkan detail menu yang diajarkan. Pada hari pertama, peserta fokus pada siomay, batagor goreng, dimsum, bubur jongkong cup, dan jelly milk tea. Sementara di hari kedua, mereka belajar membuat pudding gula merah, risol mayo, dan es jeruk nipis selasih. Pelatihan ini dipandu oleh chef berpengalaman yang merupakan mitra dari Sudin PPKUKM Jakarta Barat.
Dukungan Peralatan untuk Wirausaha Mandiri
Iqbal Idham Ramid berharap, melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan peserta di bidang kuliner dapat bertambah signifikan. Hal ini diharapkan dapat membentuk mereka menjadi pelaku usaha yang andal dan mampu bersaing di pasar yang kompetitif.
Untuk lebih memotivasi peserta dan mendukung kelanjutan usaha mereka, Sudin PPKUKM Jakarta Barat juga memberikan bantuan peralatan memasak. Bantuan ini diberikan setelah peserta menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.
Peralatan yang diberikan meliputi:
- Vacuum sealer
- Mixer
- Chopper
“Semoga dengan pelatihan dan bantuan yang diberikan dapat lebih memotivasi para peserta untuk menjadi pelaku usaha,” ungkap Iqbal. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk memulai atau mengembangkan usaha kuliner mereka secara mandiri, mengurangi beban investasi awal dan mempercepat proses produksi.
Sumber: AntaraNews