SPPG Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis 3B, BKKBN Dorong Sinergi Pusat-Daerah
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji soroti peran vital Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memastikan program Makan Bergizi Gratis 3B menjangkau ibu hamil, menyusui, dan balita non-PAUD di Kalimantan Barat.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menyoroti pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mengawal distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B. Program ini secara spesifik menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD untuk memastikan gizi optimal. Penekanan ini disampaikan Wihaji saat kunjungannya ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (7/3) lalu.
Wihaji menegaskan bahwa program MBG 3B merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi kelompok rentan. Tujuannya adalah mendukung tumbuh kembang generasi masa depan Indonesia secara berkelanjutan. "Yang sudah berjalan harus terus kita kawal agar MBG 3B benar-benar sampai kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD sebagai penerima manfaat," ujar Wihaji dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/3).
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengawasan yang ketat di lapangan. Hal tersebut penting guna memastikan setiap porsi makanan bergizi sampai ke tangan yang membutuhkan. Wihaji juga kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk mengapresiasi program peningkatan kualitas gizi nasional tersebut, karena MBG untuk 3B merupakan satu-satunya yang ada di dunia.
Peran Vital SPPG dalam Distribusi Makan Bergizi Gratis 3B
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memegang peranan kunci dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B di daerah. Mereka bertugas memastikan bahwa makanan bergizi yang disediakan benar-benar terdistribusi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Pengawasan yang dilakukan SPPG sangat vital untuk menghindari penyimpangan dan memastikan efektivitas program.
Di Kota Pontianak saja, saat ini telah beroperasi 60 dapur SPPG yang aktif memfasilitasi penyaluran MBG. Dapur-dapur ini melayani ribuan penerima manfaat setiap harinya. Berdasarkan data koordinator wilayah SPPG Provinsi Kalimantan Barat, target penerima manfaat mencapai 1.910 ibu hamil, 3.718 ibu menyusui, dan 12.808 balita non-PAUD.
Peran SPPG tidak hanya sebatas distribusi, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam memantau kondisi gizi penerima manfaat. Mereka menjadi jembatan antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di tingkat keluarga. Kehadiran SPPG memastikan program MBG 3B dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang signifikan.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk Sukseskan Makan Bergizi Gratis 3B
Keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini esensial agar program dapat berjalan efektif hingga menyentuh tingkat keluarga di berbagai wilayah. "Program ini membutuhkan kerja sama antara kementerian di pusat dan pemerintah daerah," papar Wihaji.
Menurut Wihaji, pemerintah daerah berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. "Kita harus saling mendukung dan memperkuat satu sama lain," tambahnya, menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengonfirmasi bahwa pelaksanaan program MBG di wilayahnya telah berjalan dengan baik. "Alhamdulillah saat ini sudah ada 63 dapur di Kota Pontianak yang melayani hampir 140 ribu porsi makanan setiap hari," ucap Edi. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inisiatif gizi nasional.
Program MBG 3B ini juga mendapat apresiasi karena keunikannya di dunia. Wihaji menyatakan, "Di dunia ini ada banyak program MBG, tetapi yang secara khusus menyasar 3B hanya ada di Indonesia." Harapannya, program ini dapat berkontribusi pada tumbuh kembang anak-anak Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews