Sering Melamun, Pelajar SMA Ini Tiba-Tiba Mengeluh Perut Sakit Lalu Meninggal Dunia
Pelajar itu sempat mengeluh sakit perut kepada neneknya setelah diduga meminum racun rumput tersebut.
Seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) berinisial AAS (16) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, diduga meninggal dunia usai menenggak racun rumput jenis herbisida. Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Bontor Desmonth Sitorus, mengatakan korban tinggal bersama nenek angkatnya di Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5). Korban sempat mengeluh sakit perut kepada neneknya setelah diduga meminum racun rumput tersebut.
“Korban sempat meminta minum susu kepada neneknya untuk menetralisir racun yang diminumnya,” ujar Bontor, Kamis (7/5).
Keluarga kemudian menemukan botol herbisida di lokasi kejadian dan langsung membawa korban ke Puskesmas Batang Toru.
“Dokter puskesmas sudah memberikan tindakan medis, namun kondisi kesehatan korban semakin memburuk sehingga dirujuk ke RSUD Kota Padang Sidempuan,” kata Bontor.
Namun, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara kembali menemukan botol herbisida yang diduga diminum korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Indikasi kuat mengarah kepada bunuh diri,” ungkap Bontor.
Kesaksian Keluarga
Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui sudah tujuh tahun tinggal bersama nenek angkatnya karena keterbatasan ekonomi orang tua.
“Korban sering terlihat murung dan melamun, namun tidak pernah menceritakan masalah yang dihadapinya kepada siapa pun,” tandas Bontor.
Polisi menduga korban mengalami depresi, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.