Senyum Anak Papua Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani
Dengan adanya MBG, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang mereka.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di kawasan Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, memberikan nuansa yang istimewa. Makanan bergizi disediakan untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang tinggal di kampung-kampung pesisir serta pulau-pulau, dan diantar menggunakan speed boat yang setiap hari melintasi perairan danau.
Antusiasme anak-anak Papua sangat terlihat ketika mereka menerima MBG. Ketika kapal pengangkut MBG bersandar di dermaga sekolah, anak-anak langsung berlari menyambut kedatangannya. Kegembiraan terpancar jelas dari wajah mereka.
Pemandangan ini tampak saat kapal tiba di dermaga SD dan TK YPK Ifar Babrongko, di mana anak-anak taman kanak-kanak dengan semangat menyambut speed boat yang membawa makanan bergizi untuk mereka.
"Jadi tiap kali kami sampai di sekolah-sekolah di kampung, mereka pasti langsung tahu. Mereka lihat, 'Oh ada speed boat MBG datang'. Jadi mereka langsung menyambut. Itu juga yang bikin kami tambah semangat," ungkap Yunus Ohee, motoris kapal yang juga berperan sebagai relawan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Asey Besar, Sentani.
Suasana ceria ini menunjukkan betapa pentingnya program ini bagi masyarakat setempat. Dengan adanya MBG, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembang mereka. Hal ini tentunya sangat mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak di daerah tersebut, yang seringkali terisolasi dari akses makanan bergizi.
Siswa Lebih Giat untuk Pergi ke Sekolah
Antusiasme yang sama juga terlihat di SMP Satu Atap Ebungfauw. Para siswa tampak sangat menikmati makanan bergizi yang mereka terima, yang menurut para guru tidak selalu tersedia di rumah.
Maria, seorang guru di SMP Satu Atap Ebungfauw, mengungkapkan bahwa program MBG telah membawa perubahan positif dalam kebiasaan siswa di sekolahnya.
"Anak-anak yang sebelumnya malas datang ke sekolah, sekarang jadi lebih rajin. Memang awalnya mungkin mereka datang karena ingin makan, tetapi secara tidak langsung mereka juga mengikuti proses belajar dari awal sampai jam pulang," ujarnya.
Maria juga memberikan apresiasi kepada tim SPPG Asey Besar yang harus menyeberangi Danau Sentani untuk memastikan makanan bergizi sampai kepada para siswa. "Semoga semua tim kerja yang hebat ini terus menjadi saluran berkat bagi anak-anak di sekolah-sekolah yang dilayani," katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Asey Besar, Sofyan Hasan, menjelaskan bahwa dapur MBG telah beroperasi sejak 30 September 2025 dan saat ini melayani 2.955 penerima manfaat. Para penerima manfaat tersebut terdiri dari siswa di 29 sekolah, mulai dari PAUD hingga SMA, serta sembilan posyandu yang berada di wilayah pesisir dan pulau sekitar Danau Sentani.
"Diharapkan MBG yang disiapkan SPPG Asey Besar Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, dapat meningkatkan kesehatan generasi muda Papua agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan," ujar Sofyan.