Satria Muda Kalahkan Hangtuah Telak 77-57, Amankan Peringkat Ketiga IBL 2026
Satria Muda Kalahkan Hangtuah Jakarta dengan skor telak 77-57 di IBL 2026, berkat performa gemilang dua bintang asingnya. Simak detail kemenangan yang mengamankan posisi ketiga klasemen sementara!
Satria Muda Pertamina Bandung berhasil menunjukkan dominasinya di kancah Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Tim kebanggaan Kota Kembang ini sukses menghempaskan Hangtuah Jakarta dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu malam (08/2).
Kemenangan telak dengan skor akhir 77-57 ini menjadi bukti kekuatan Satria Muda. Hasil ini sekaligus mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen sementara IBL 2026.
Dua bintang asing Satria Muda, Jalen Loenard Jones dan Jordan Treyvon Ivy-Curry, menjadi motor utama kemenangan tim. Keduanya tampil impresif dengan membukukan double-double yang krusial bagi tim.
Dominasi Bintang Asing Satria Muda
Jalen Loenard Jones dan Jordan Treyvon Ivy-Curry tampil luar biasa sepanjang pertandingan, menjadi kunci kemenangan Satria Muda. Jones berhasil mencetak 19 poin dan 17 rebound, dilengkapi dengan empat assist yang efektif. Sementara itu, Ivy-Curry tidak kalah cemerlang dengan sumbangan 18 poin, 12 rebound, sembilan assist, dan empat steal.
Kontribusi signifikan juga datang dari pemain lokal andalan, Yudha Saputera, yang menyumbang 13 poin, dua rebound, dan empat assist. Meskipun kapten tim Abraham Damar Grahita belum mencetak poin, perannya dalam tiga rebound, dua assist, dan satu steal selama 25 menit 24 detik bermain tetap penting bagi keseimbangan tim.
Performa kolektif ini menunjukkan kedalaman skuad Satria Muda. Kombinasi pemain asing dan lokal mampu menciptakan sinergi yang mematikan di lapangan. Hal ini menjadi modal berharga bagi Satria Muda untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di IBL 2026.
Perjalanan Pertandingan: Kebangkitan Tuan Rumah
Pertandingan dimulai dengan agresivitas tim tamu, Hangtuah Jakarta, yang dilatih oleh Wahyu Widayat Jati atau Coach Cacing. Mereka berhasil unggul di kuarter pertama dengan skor 20-17. Namun, memasuki kuarter kedua, mesin Satria Muda mulai panas.
Jalen Jones, yang berposisi forward, dan Jordan Ivy-Curry sebagai guard, berulang kali melesakkan tembakan tiga angka. Ini membuat Satria Muda mendulang poin dengan cepat. Meskipun Rakeem Maleek Christmas dan Vander Lee Blue dari Hangtuah merespons dengan free throw dan driving lay up, Hangtuah masih memimpin tipis 39-38 saat jeda halftime.
Setelah halftime, Satria Muda menunjukkan jati dirinya sebagai pemegang cincin juara terbanyak di kompetisi bola basket tertinggi Indonesia. Perpaduan apik antara Yudha Saputera, Ivy-Curry, dan Widyanta Putra Teka berhasil membalikkan keadaan. Mereka meninggalkan Hangtuah dengan selisih skor cukup jauh, 59-50 di akhir kuarter ketiga.
Dominasi Satria Muda berlanjut di kuarter terakhir. Pergerakan lincah Yudha dan Jones mampu mengobrak-abrik pertahanan Hangtuah. Sumbangsih poin dari Pandu Wiguna dan Sandy Ibrahim Azis semakin menambah derita Diftha Pratama dan kawan-kawan. Satria Muda, di bawah komando Djordje Jovicic, mengemas 18 poin di kuarter ini, sementara Hangtuah hanya mampu mencetak tujuh angka, menutup pertandingan dengan skor 77-57 untuk kemenangan tuan rumah.
Posisi Klasemen dan Prospek ke Depan
Kemenangan telak ini membawa Satria Muda Pertamina Bandung bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara IBL 2026. Mereka mengumpulkan total 13 poin, sama dengan Hangtuah Jakarta yang berada di posisi kedua.
Meski memiliki poin yang sama, Satria Muda masih menyisakan satu laga lebih banyak dibandingkan Hangtuah. Hal ini memberikan peluang bagi Satria Muda untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Dengan performa yang konsisten dan dukungan penuh dari para pemain bintangnya, Satria Muda menunjukkan potensi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara IBL 2026. Mereka akan terus berupaya menjaga momentum kemenangan ini di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Sumber: AntaraNews