Saat Nyala Lilin Pengobat Trauma Berujung Petaka Kematian Tragis Marsiyem
Kondisinya mengenaskan, bagian tubuh hangus terbakar di atas tempat tidurnya, Kamis (24/4).
Seorang asisten rumah tangga bernama Marsiyem ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Kondisinya mengenaskan, bagian tubuh hangus terbakar di atas tempat tidurnya, Kamis (24/4).
Perempuan paruh baya itu dikenal oleh warga sekitar sebagai sosok yang ramah namun menyimpan ketakutan mendalam terhadap kegelapan. Trauma itulah yang membuat Marsiyem kerap meminta tetangga untuk membelikan lilin dalam jumlah banyak setiap harinya.
“Saat dilakukan baket melalui wawancara terhadap tetangga atau warga sekitar, terungkap bahwa korban hampir setiap hari meminta tolong tetangga untuk membelikan lilin dalam jumlah banyak. Korban mempunyai trauma terhadap lampu mati sehingga kebiasaan korban menyalakan lilin saat akan tidur dalam jumlah banyak,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar.
Warga mulai curiga ketika Marsiyem tidak terlihat keluar rumah sejak Rabu malam. Panggilan demi panggilan tak direspons, dan rumah dalam keadaan terkunci.
Esok paginya, warga akhirnya mendobrak pintu rumah korban dan mendapati tubuh Marsiyem dalam keadaan hangus terbakar.
“Saat pintu rumah korban didobrak, pelapor mendapati korban dalam keadaan terbakar di atas tempat tidur. Setelah itu warga langsung menghubungi ketua RT dan melapor ke kepolisian,” tambah Samsul.
Tim Inafis Polres Blitar Kota yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.
Saat ini, Satreskrim Polres Blitar Kota tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran tragis ini.
Meski dugaan awal mengarah pada kebiasaan korban menyalakan banyak lilin di malam hari, pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti. Proses penyelidikan masih berlangsung,” tegas Samsul.