Diduga Akibat Anak Bermain Lilin, Begini Kronologi Kebakaran Rumah Ciracas yang Hanguskan Dua Kamar

Sebuah rumah di Ciracas, Jakarta Timur, hangus dilalap api pada Kamis malam. Diduga kuat, kebakaran rumah Ciracas ini dipicu oleh anak yang bermain lilin, menyebabkan kepanikan dan kerugian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Diduga Akibat Anak Bermain Lilin, Begini Kronologi Kebakaran Rumah Ciracas yang Hanguskan Dua Kamar
Sebuah rumah di Ciracas, Jakarta Timur, hangus dilalap api pada Kamis malam. Diduga kuat, kebakaran rumah Ciracas ini dipicu oleh anak yang bermain lilin, menyebabkan kepanikan dan kerugian. (AntaraNews)

Sebuah insiden kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Manunggal 2 RT 03/02, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa nahas ini diduga kuat berasal dari aktivitas seorang anak yang bermain lilin di dalam kamar, hingga api dengan cepat menyambar kasur di sekitarnya. Kejadian ini sontak menimbulkan kepanikan di antara penghuni rumah dan warga sekitar.

Api yang berkobar dengan cepat berhasil melalap sebagian bangunan rumah sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material cukup signifikan. Keluarga yang terdampak kini telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur segera mengerahkan personel dan unit mobil pemadam untuk mengatasi api. Penanganan cepat dari petugas berhasil melokalisir dan memadamkan api, mencegahnya merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Kebakaran yang menimpa rumah milik Ridwan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris RT 03/02, terjadi dengan sangat cepat. Menurut Ketua RT 03/02, Andi, api mulai membesar sekitar pukul 19.00 WIB dan dalam waktu 10 hingga 15 menit, api sudah meluas.

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada seorang anak yang bermain lilin di dalam kamar. Lilin tersebut, yang kemungkinan digunakan untuk penerangan, menyambar kasur dan dengan cepat memicu api. "Kejadiannya cepat banget, sekitar jam tujuh lewat. Informasinya ada anak kecil main lilin di kamar, mungkin kena kasur. Dalam waktu 10-15 menit api langsung besar," kata Andi.

Saat kejadian, orang tua anak tersebut tidak berada di kamar, hanya anak-anak yang sedang bermain. Situasi ini menyebabkan kepanikan karena tidak ada pengawasan langsung saat api mulai membesar. "Main lilinnya di kamar, di samping kasur. Jadi langsung terbakar. Anak-anak saja di rumah, orang tuanya tidak ada di situ. Jadi mereka panik," tambah Andi.

Meskipun api berkobar hebat, kebakaran ini hanya melalap dua kamar di bagian tengah rumah dan tidak merambat ke bangunan lain. "Yang terbakar cuma dua kamar. Atapnya sampai gosong, tapi ruang tamu dan dapur masih aman," jelas Andi, memastikan bahwa kerusakan tidak menyebar luas.

Rumah yang terbakar dihuni oleh dua keluarga, termasuk keluarga Ridwan. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari insiden kebakaran di Ciracas ini. Para korban yang mengalami syok telah diungsikan ke rumah Ketua RT setempat dan keluarga lain untuk mendapatkan penanganan dan dukungan.

Sebanyak 35 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dikerahkan dengan tujuh unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Informasi kebakaran diterima melalui pusat panggilan Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 19.33 WIB. Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jaktim, Abdul Wahid, menyatakan bahwa api berhasil dilokalisir pada pukul 19.45 WIB dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 19.47 WIB, dengan status area sudah kuning.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi