Rapat RUU TNI di Hotel Mewah, Sufmi Dasco: Sudah Efisiensi dari 4 Hari Disingkat Jadi 2 Hari
Diketahui, rapat tersebut digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, pada 14-16 Maret 2025.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, perihal rapat Komisi I DPR RI yang membahas tentang Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) di hotel mewah.
Diketahui, rapat tersebut digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, pada 14-16 Maret 2025. Dasco menegaskan, agenda rapat tersebut sudah diefisiensikan.
"Walaupun kemarin yang saya lihat rencananya empat hari, disingkat jadi dua hari dalam rangka efisiensi dan itu diperlukan karena mengundang institusi lain," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (17/3).
Dia juga menepis rapat membahas Revisi UU TNI itu digelar diam-diam bahkan terkesan senyap. Menurut dia, rapat konsinyering itu sudah sesuai aturan.
"Memang konsinyering dalam setiap pembahasan UU itu memang ada aturannya, dalam aturan pembuatan UU dan tidak menyalahi mekanisme yang ada," imbub dia.
Sebagai informasi, susunan acara konsinyering rapat panja Revisi UU TNI tercatat digelar pada 14-16 Maret 2025. Rapat pada 14 Maret tercatat mulai pukul 13.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Kemudian, pada 15 Maret dimulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Sedangkan, pada 16 Maret agenda tercatat hanya check out.
Komisi I Respons Kritikan Rapat RUU TNI di Hotel Mewah
Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto merespons kritikan soal lokasi rapat RUU TNI di hotel mewah. Dia membantah anggapan rapat RUU TNI di hotel mewah. Dia mengatakan, pemilihan hotel sebagai lokasi rapat bukanlah hal baru.
"Kalau di sini kan konsinyering. Kamu tahu arti konsinyering? Konsinyering itu dikelompokkan, gitu ya," ucap dia
Utut kemudian mengungkit sejumlah pembahasan undang-undang sebelumnya yang juga dilakukan di hotel mewah.
"Ya kalau itu pendapatmu. Kalau dari dulu coba kamu cek undang-undang kejaksaan di Hotel Sheraton, undang-undang perlindungan data pribadi di InterContinental, kok nggak kamu kritik," ucap Utut.