Puluhan Remaja di Tangsel Batal Tawuran, Kocar-Kacir Motor Ditinggal
Delapan sepeda motor dan beberapa jenis senjata tajam yang diduga digunakan anak remaja tersebut ditinggal di lokasi.
60 remaja diduga akan melakukan aksi tawuran batal tawuran. Warga berhasil membubarkan mereka di Jalan H Toran RT 05 RW 01, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Kamis (19/6) dini hari.
Delapan sepeda motor dan beberapa jenis senjata tajam yang diduga digunakan anak remaja tersebut ditinggal di lokasi.
Ketua RW 01 Maman menerangkan anak-anak remaja tersebut sebelumnya terpantau oleh warga yang sedang melaksanakan ronda malam sekitar pukul 02.00 WIB. Selanjutnya, warga melaporkan peristiwa itu ke pengurus lingkungan dan menggerakan warga lain untuk ikut membubarkan gerombolan remaja tersebut.
"Kedua saksi melihat adanya sejumlah pemuda yang membawa senjata tajam jenis celurit, diduga hendak melakukan aksi tawuran. Melihat potensi ancaman tersebut, warga secara spontan keluar rumah dan secara gotong royong membubarkan kerumunan tersebut," ujar Maman.
Maman menyebutkan anak remaja yang berkumpul dengan membawa berbagai jenis senjata tajam itu berjumlah kurang lebih 60 orang. Setelah dibubarkan warga para remaja itu melarikan diri dan meninggalkan 8 unit sepeda motor berbagai merek serta 2 buah senjata tajam jenis celurit di lokasi.
Selanjutnya pengurus RW 01 melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciputat Timur, selanjutnya piket Polsek Ciputat Timur yang dipimpin oleh Ipda Udin menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara.
"Barang bukti berupa sepeda motor dan senjata tajam yang telah diamankan oleh warga kemudian dibawa ke Mapolsek Ciputat Timur guna penyelidikan lebih lanjut oleh Polisi," terang dia.
Terpisah, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengapresiasi keberanian dan kesigapan warga dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan di lingkungan mereka. Pihak Kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku yang telah melarikan diri.
"Berdasarkan keterangan saksi, para pelaku bukan merupakan warga setempat dan diduga berasal dari luar wilayah Kelurahan Rengas. Kami sangat menghargai peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas. Tindakan cepat dari warga telah mencegah potensi kerusuhan yang bisa berdampak luas," ujarnya.