PSI Nilai Program Sekolah Rakyat jadi Strategi Perluas Akses Pendidikan Anak-Anak Kurang Mampu
Sekolah-sekolah tersebut dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama yang menyediakan layanan pendidikan gratis mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Presiden Prabowo Subianto pada Senin (12/1) meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sekolah-sekolah tersebut dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama yang menyediakan layanan pendidikan gratis mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Ketua DPP PSI Bidang Pendidikan Nasional, Danik Eka Rahmaningtyas, mengatakan Sekolah Rakyat menyasar akar persoalan ketimpangan pendidikan yang selama ini dihadapi anak-anak dari keluarga miskin.
Menurut Danik, kendala pendidikan bagi anak kurang mampu tidak semata soal biaya sekolah, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan gizi, lingkungan belajar yang tidak mendukung, serta minimnya pendampingan keluarga. Karena itu, ia menilai pendekatan berasrama dalam program Sekolah Rakyat menjadi solusi yang lebih menyeluruh.
"Sekolah Rakyat menyasar simpul awal masalah: menyediakan pendidikan, lengkap dengan asrama agar anak tidak lagi dibatasi kondisi ekonomi keluarga. Ini tangga untuk mobilitas vertikal, lepas dari jerat kemiskinan," katanya saat dihubungi, Senin (12/1).
Ia menambahkan, penyediaan pendidikan gratis dengan dukungan kebutuhan dasar merupakan bentuk kehadiran negara dalam mengoreksi ketimpangan struktural, bukan sekadar membuka akses formal pendidikan.
Dirancang Tanggung Kebutuhan Siswa
Sekolah Rakyat dirancang untuk menanggung seluruh kebutuhan siswa, termasuk biaya pendidikan, akomodasi, serta kebutuhan dasar lainnya.
Program ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia dari keluarga prasejahtera.
Targetkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029
Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa per sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan mobilitas sosial dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
PSI menyatakan akan terus mendukung kebijakan pendidikan yang berorientasi pada pemerataan kesempatan dan keadilan sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.