Proyeksi Penumpang LRT Jakarta Fase 1B Tembus 80 Ribu Orang, Mobilitas Ibu Kota Makin Efisien
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memproyeksikan jumlah penumpang LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai akan mencapai 80.000 orang per hari secara bertahap, meningkatkan efisiensi transportasi publik di ibu kota.
Project Director LRT Jakarta PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Ramdani Akbar, mengungkapkan adanya proyeksi peningkatan signifikan jumlah penumpang LRT Jakarta. Peningkatan ini diharapkan terjadi setelah rampungnya proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan rute Velodrome hingga Manggarai. Targetnya, penambahan rute ini akan mendongkrak kapasitas angkut hingga 80.000 penumpang per hari secara bertahap, mengatasi keterbatasan layanan sebelumnya.
Perluasan Rute dan Target Penyelesaian Proyek LRT Jakarta Fase 1B
LRT Jakarta Fase 1B merupakan kelanjutan dari Fase 1A yang saat ini beroperasi dari Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, hingga Velodrome di Rawamangun. Rute eksisting sepanjang sekitar 5,8 kilometer ini akan diperpanjang menjadi total 12,2 kilometer dengan penambahan jalur ke Manggarai. Progres pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B ini terus dikebut oleh Jakpro dan ditargetkan rampung pada bulan Agustus 2026. Perpanjangan rute ini diharapkan dapat memberikan konektivitas yang lebih luas bagi masyarakat pengguna transportasi publik di Jakarta.
Peningkatan Kapasitas dan Kenyamanan Penumpang LRT Jakarta
Saat ini, LRT Jakarta Fase 1A mengangkut sekitar 3.500 hingga 4.000 penumpang per hari, sebuah angka yang masih terbatas. Keterbatasan rute sebelumnya menyebabkan banyak penumpang harus melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi lain, seperti Transjakarta, untuk bisa mencapai pusat kota. Dengan adanya perpanjangan rute ke Manggarai, Ramdani Akbar berharap layanan LRT akan semakin meningkat dan menarik lebih banyak masyarakat untuk beralih. Perpindahan dari moda transportasi pribadi ke LRT diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan emisi di ibu kota.
Integrasi Moda dan Efisiensi Mobilitas di Jakarta
Meskipun LRT Jakarta telah terintegrasi dengan moda transportasi lain, perpanjangan rute ke Manggarai juga diharapkan dapat menambah kenyamanan transportasi publik. Proyeksi ini bertujuan untuk mengurangi waktu tempuh yang seringkali terbuang saat berpindah moda transportasi, seperti turun naik stasiun atau halte bus. Ramdani Akbar menyatakan harapannya agar mobilitas di Jakarta menjadi lebih bebas hambatan, memungkinkan masyarakat tiba di pusat kota lebih tepat waktu. Peningkatan efisiensi ini krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah perkotaan yang padat.
Sumber: AntaraNews