Prajurit TNI Hijaukan Bener Meriah, Cegah Longsor di Bantaran Sungai Redelong
Prajurit TNI Koramil 02/WPS melakukan aksi penghijauan di bantaran sungai Redelong, Bener Meriah, untuk mencegah bencana longsor. Upaya TNI Hijaukan Bener Meriah ini demi keberlanjutan lingkungan dan mitigasi risiko bencana.
Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 02/WPS, bagian dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0119/BM, baru-baru ini melaksanakan aksi penghijauan di bantaran sungai Redelong. Kegiatan ini berlokasi di Desa Jamur Uluh, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Aksi penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana untuk mengurangi risiko dampak longsor yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat struktur tanah di area pinggiran sungai yang rawan erosi, terutama saat debit air meningkat secara signifikan.
Danramil 02/WPS, Kapten Inf Jan Suhardi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia berharap upaya TNI Hijaukan Bener Meriah ini dapat mencegah bencana berulang serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Upaya Mitigasi Bencana dan Penguatan Struktur Tanah
Kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh prajurit TNI ini difokuskan pada titik-titik rawan longsor di sepanjang bantaran sungai Redelong. Penanaman pohon memiliki peran vital dalam memperkuat struktur tanah, sehingga dapat mengurangi risiko erosi dan longsor di masa mendatang.
Kapten Inf Jan Suhardi menjelaskan bahwa penanaman pohon merupakan upaya strategis untuk mengamankan tanggul sungai. "Tujuan utama penanaman ini adalah mengamankan tanggul sungai agar tidak mengalami erosi," ujarnya. Hal ini sangat penting mengingat ancaman erosi yang kerap terjadi saat debit air sungai meningkat.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu menciptakan kondisi lingkungan yang lebih stabil dan aman bagi warga Desa Jamur Uluh. Dengan demikian, potensi kerugian akibat bencana alam dapat diminimalisir secara signifikan.
Pentingnya Menjaga Keseimbangan Ekosistem
Danramil 02/WPS juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem demi keberlangsungan hidup. Menurutnya, hubungan harmonis antara manusia dan alam harus terus dipupuk agar lingkungan dapat memberikan manfaat positif bagi kehidupan.
"Kepedulian bukan hanya kepada sesama manusia saja, tapi kita juga harus peduli kepada alam. Jika kita menjaga alam, maka alam akan berpihak dan memberikan manfaat kepada kita," tegas Kapten Inf Jan Suhardi. Pesan ini menggarisbawahi tanggung jawab kolektif dalam melestarikan alam.
Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bencana alam. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak positif dari tindakan pelestarian alam.
Sinergi TNI dan Masyarakat untuk Lingkungan Berkelanjutan
Dalam kesempatan ini, Kapten Inf Jan Suhardi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Perangkat desa serta warga Desa Jamur Uluh turut bahu-membahu bersama TNI dalam aksi tanam pohon tersebut.
Dirinya berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol semata, melainkan menjadi investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan. Sinergi antara TNI dan rakyat ini juga diharapkan dapat terus mempererat kemanunggalan yang telah terjalin baik.
"Semoga sinergi ini terus terjaga demi kelestarian lingkungan yang akan dinikmati oleh generasi mendatang," pungkas Kapten Inf Jan Suhardi. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan aman.
Sumber: AntaraNews