Prabowo Antar Kepulangan Sekjen Partai Komunis Vietnam Tom Lam
Prabowo terlihat mengantarkan Tom Lam dan istri hingga ke depan tangga menuju pintu pesawat.
Presiden Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV) Tom Lam dan istrinya, Ngo Phuong Ly. Tom Lam bertolak menuju Vietnam dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Selasa (11/3).
Berdasarkan pantauan, Prabowo mengenakan setelan jas abu-abu lengkap dengan peci hitam. Dia terlihat mengantarkan Tom Lam dan istri hingga ke depan tangga menuju pintu pesawat.
Terlihat karpet biru yang disediakan Prabowo untuk menuju ke arah anak tangga bersama Tom Lam.
Sebelum naik tangga pesawat, Tom Lam tampak kembali mengampiri Prabowo untuk berbincang sekaligus menjabat tangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Adapun Prabowo menunggu di depan anak tangga sampai Tom Lam dan istri masuk ke dalam pesawat. Tom Lam pun melambaikan tangan sebelum masuk.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Tom Lam dan istrinya Ngo Phuong Ly bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin sore, 10 Maret 2025. Dalam pertemuan itu, Indonesia dan Viet Nam sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, pengembangan industri pertahanan, latihan militer bersama, serta patroli bersama.
"Di bidang pertahanan dan security, kita sepakat tingkatkan kerja sama pertama dalam industri pertahanan, juga dalam latihan bersama, kerja sama antara kedua pertahanan kita. Tukar menukar perwira, peningkatan dalam latihan, bahkan kita sepakat akan melakukan patroli bersama," ujar Presiden Prabowo.
Kerja sama di bidang pertahanan menjadi bagian penting dalam kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan Viet Nam. Selain itu, kedua negara menegaskan dukungan mereka terhadap stabilitas dan perdamaian kawasan ASEAN.
"Kita kedua negara sepakat bahwa perdamaian dan stabilitas adalah kunci daripada kemakmuran regional. Kita sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama dengan mitra-mitra ASEAN kita yang lain," tegasnya.