Potret Momen Dramatis Korban Kebakaran KM Barcelona Terombang-ambing di Laut
Berdasarkan foto yang diterima merdeka.com, banyak penumpang terombang-ambing di sekitaran kapal yang terbakar.
Kapal Motor Gregorius Barcelona V terbakar di Peraiaran Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7). Kebakaran membuat penumpang panik dan menyelamatkan diri dengan lompat ke laut.
Berdasarkan foto yang diterima merdeka.com, banyak penumpang terombang-ambing di sekitaran kapal yang terbakar. Para korban mengenakan jaket pelampung. Mereka menunggu bantuan evakuasi.
Kepala Basarnas Sulut George Randang mengatakan, telah mengirimkan KN Bima Sena untuk melakukan evakuasi penumpang KM Gregorius Barcelona V yang terbakar di Perairan Pantai Talise. Dia mengaku belum bisa menjelaskan kronologi terbakarnya KM Gregorius Barcelona V
"Saat ini KN SAR Bima Sena bersama unsur SAR di Sulut bergerak melakukan evakuasi karena lokasinya tidak jauh dari Pulau Gangga. Untuk kronologi belum bisa kami berikan secara pasti, namun kami dari Basarnas kosentrasi terkait penyelamatan," kata Randang saat dihubungi melalui telepon.
Randang mengatakan saat ini kelompok nelayan sudah membantu melakukan evakuasi para penumpang ke beberapa pulau di dekat lokasi terbakarnya KM Gregorius Barcelona V.
"Saat ini kelompok nelayan membantu evakuasi tidak jauh dari Pulau Gangga, mereka langsung spontan melakukan evakuasi," kata Randang.
Randang mengaku berdasarkan data manifest penumpang, KM Gregorius Barcelona V mengangkut setidak 280 orang penumpang dan anak buah kapal (ABK). Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan jumlah pasti penumpang KM Gregorius Barcelona V.
"Kalau berdasarkan manifest penumpang yang kami dapatkan, ada 280-an orang yang ada di kapal itu. Tapi kami akan sinergi dengan Syahbandar untuk memastikan lebih jelasnya jumlah penumpang dan ABK yang ada di KM (Gregoirus) Barcelona V," tuturnya.
Untuk korban, Randang belum bisa memastikan karena belum ada data yang masuk. Ia menegaskan saat ini masih dilakukan proses evakuasi terhadap penumpang.
"Kami saat ini bikin posko terpadu di Likupang bersama unit pelaksana pelabuhan, Syahbandar, TNI/Polri untuk mengakomodir jika ada korban yang perlu ditangani secara cepat," ucapnya.
Sebelumnya, beredar video juga seorang wanita yang merupakan penumpang kapal nekat terjun ke laut untuk menyelamatkan diri, meminta pertolongan ke pihak Basarnas untuk segera dievakuasi.
"Tim SAR tolong," kata pemilik video yang diposting di akun Facebook, Esty Tmpoh.