Polres Karawang Imbau Warga Waspada, Debit Sungai Citarum dan Cibeet Berstatus Siaga 1
Masyarakat Karawang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya debit Sungai Citarum dan Cibeet yang kini berstatus Siaga 1 akibat curah hujan tinggi. Ketahui langkah antisipasi yang harus dilakukan untuk menghadapi potensi banjir.
Karawang, Jawa Barat – Polres Karawang mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menyusul tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut, memicu peningkatan signifikan pada debit air dua sungai besar di Kabupaten Karawang, yaitu Sungai Citarum dan Sungai Cibeet.
Kedua sungai vital tersebut kini dilaporkan berada dalam status Siaga 1, menandakan kondisi yang memerlukan perhatian serius dari warga. Peningkatan debit air ini berpotensi menyebabkan luapan di beberapa area, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai.
Pihak kepolisian setempat telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan patroli dan monitoring di wilayah-wilayah rawan terdampak. Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dan segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang guna mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan.
Status Siaga 1 Ditetapkan untuk Sungai Citarum dan Cibeet
Berdasarkan data terbaru Tinggi Muka Air (TMA) yang dirilis oleh Perum Jasa Tirta II pada Minggu, 18 Januari, pukul 08.00 WIB, kondisi Sungai Citarum dan Sungai Cibeet menunjukkan peningkatan drastis. Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengonfirmasi bahwa kedua sungai tersebut kini berstatus Siaga 1.
TMA Sungai Citarum tercatat mencapai angka 12,00 meter di atas permukaan laut (mdpl), sementara TMA Sungai Cibeet berada di 19,30 mdpl. Status Siaga 1 ini dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi, yang terus mengguyur wilayah Karawang sejak Sabtu malam, 17 Januari, hingga Minggu pagi.
Langkah Antisipasi dan Patroli Polres Karawang
Sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi bahaya, jajaran Polres Karawang, khususnya melalui Polsek Pangkalan, telah melaksanakan patroli dan monitoring langsung. Kegiatan ini difokuskan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan terdampak, terutama di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibeet.
Patroli dilakukan pada Minggu sekitar pukul 07.30 WIB di Kampung Bunder, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. Personel yang terlibat dalam patroli ini adalah Aiptu Cecep Samsuri dan Brigadir Eko Apriana Azis.
Hasil dari patroli lapangan menunjukkan adanya luapan air di beberapa titik di wilayah Karawang selatan, khususnya di sekitar Kecamatan Pangkalan. Kondisi ini menegaskan perlunya kewaspadaan ekstra dari masyarakat setempat.
Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat di Bantaran Sungai
Polres Karawang secara tegas mengimbau seluruh masyarakat, terutama mereka yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi kemungkinan luapan air yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Masyarakat juga dianjurkan untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi terkait kondisi debit air dari sumber-sumber terpercaya. Apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan atau muncul kondisi darurat lainnya, warga diminta untuk segera melapor kepada pihak berwenang agar tindakan penanganan dapat segera dilakukan.
Sumber: AntaraNews