Polisi Buru Pelaku Pembacokan Cianjur, Pemuda Sukaluyu Jadi Korban Serangan Mendadak
Polres Cianjur tengah memburu para pelaku pembacokan Cianjur yang menyerang Lucky Irawan di Sukaluyu. Korban mengalami luka serius akibat serangan gerombolan bermotor.
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, kini tengah gencar memburu para pelaku pembacokan yang menimpa seorang pemuda bernama Lucky Irawan (21). Warga Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu ini menderita luka bacok serius di sejumlah bagian tubuhnya pada Minggu.
Insiden pembacokan Cianjur ini dilaporkan terjadi secara mendadak oleh gerombolan bermotor yang membawa senjata tajam. Korban kini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur untuk memulihkan kondisinya.
Kapolsek Sukaluyu, AKP Akhmad Tri Lesmana, menegaskan bahwa laporan dari keluarga korban telah diterima dan penyelidikan sedang berlangsung. Pihak kepolisian berupaya keras mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang.
Kronologi Serangan Pembacokan di Sukaluyu
Lucky Irawan menceritakan bahwa dirinya tidak menyangka akan menjadi korban serangan brutal saat hendak pulang ke rumahnya. Kejadian bermula ketika ia berbelanja rokok dan dalam perjalanan pulang bertemu dengan dua orang temannya.
Mereka bertiga kemudian memutuskan untuk berteduh karena hujan deras yang tiba-tiba turun. Saat sedang menunggu hujan reda, melintas sejumlah pemuda dengan empat sepeda motor yang tiba-tiba berhenti dan langsung menyerang mereka.
Korban menyatakan bahwa ia tidak mengenal para pelaku yang langsung menyerang secara membabi buta dengan senjata tajam. Dua pelaku bersenjata celurit dan golok langsung menghujani Lucky dengan sabetan.
Sabetan golok sempat ditahan dengan tangan, namun sabetan celurit mengenai pinggang dan menancap, menyebabkan luka robek parah di punggung dan perutnya. Dalam kondisi terdesak, Lucky mencoba meminta pertolongan, yang akhirnya membuat warga berdatangan dan para pelaku melarikan diri.
Penyelidikan Intensif Polisi dalam Kasus Pembacokan Cianjur
Polres Cianjur melalui Kapolsek Sukaluyu, AKP Akhmad Tri Lesmana, menyatakan komitmennya untuk mengungkap tuntas kasus pembacokan Cianjur ini. Pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari para saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Korban Lucky Irawan juga akan dimintai keterangan lebih lanjut setelah kondisinya membaik guna mendapatkan informasi detail. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengungkap motif di balik serangan tersebut, apakah merupakan aksi kekerasan jalanan secara acak atau ada perselisihan yang mendahului insiden ini.
Luka serius yang dialami korban, termasuk robekan di pinggang, perut, dan pergelangan tangan, menjadi fokus utama penanganan medis. Tim medis di RSUD Sayang Cianjur terus berupaya memberikan perawatan terbaik bagi Lucky.
Kejadian pembacokan ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian untuk meningkatkan keamanan di wilayah Cianjur. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Sumber: AntaraNews