Perkuat Jaringan Global, UIII Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Budaya dengan Iran
Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan delegasi Iran sepakati sejumlah program **Kerja Sama UIII Iran** di bidang pendidikan dan kebudayaan sepanjang tahun 2026, memperluas cakrawala akademik dan budaya.
Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) baru-baru ini menerima kunjungan penting dari delegasi kebudayaan Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Depok. Kunjungan ini berbuah kesepakatan signifikan untuk menjalin berbagai program kerja sama di sektor pendidikan dan kebudayaan. Inisiatif kolaboratif ini dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2026, menandai langkah maju dalam hubungan bilateral.
Rektor UIII, Prof. Jamhari Makruf, menyambut baik kemitraan strategis ini, melihatnya sebagai upaya krusial untuk memperluas jaringan internasional universitas. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya kehidupan budaya di lingkungan kampus serta masyarakat Kota Depok secara lebih luas. Langkah ini menegaskan komitmen UIII dalam mempromosikan dialog peradaban.
Delegasi Iran dipimpin oleh Counsellor Kebudayaan Dr. Yahya Jahan Giri, didampingi oleh Dr. Amir Rezaeipanah dari Sekretariat Festival Peradaban Islam Kontemporer. Mereka diterima langsung oleh Rektor UIII beserta jajaran pimpinan universitas, termasuk para wakil rektor, dekan, dan kepala kantor hubungan internasional.
Inisiatif Akademik dan Seni dalam Kerja Sama UIII Iran
Kerja sama antara UIII dan delegasi Iran mencakup beberapa inisiatif konkret yang akan segera diimplementasikan. Salah satunya adalah pengiriman mahasiswa Iran untuk menempuh studi di UIII, sebuah langkah yang dirancang untuk memperkuat pertukaran akademik dan pemahaman lintas budaya. Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih beragam dan inklusif di kampus UIII.
Di bidang seni, UIII akan menjadi tuan rumah pameran seni lukis yang menampilkan karya-karya seniman Iran pada tahun ini. Pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Iran kepada komunitas kampus dan publik Depok. Selain itu, dua seniman kaligrafi perempuan asal Iran akan datang untuk menciptakan karya seni permanen berupa mural kaligrafi tradisional Iran di salah satu dinding kampus.
Mural kaligrafi ini tidak hanya akan memperkaya nilai estetika kampus, tetapi juga diharapkan menjadi simbol persahabatan yang kuat antara Indonesia dan Iran. Rektor UIII Prof. Jamhari Makruf menyatakan harapan bahwa karya seni ini akan menjadi salah satu ikon baru di kampus UIII. Hal ini semakin memperkuat posisi Depok sebagai kota pendidikan yang aktif dalam dialog peradaban Islam global, dengan UIII sebagai pusat utamanya.
Pengakuan Peran Indonesia dan Partisipasi Global
Sebagai bagian dari kesepakatan, UIII juga menerima undangan resmi untuk berpartisipasi dalam Festival Peradaban Islam Kontemporer yang akan diselenggarakan di Iran pada tahun mendatang. Kesempatan ini memberikan platform bagi UIII untuk menampilkan kontribusinya dalam studi Islam dan peradaban di kancah internasional. Partisipasi ini diharapkan dapat meningkatkan profil UIII di mata dunia.
Delegasi Iran juga secara khusus mengundang perwakilan UIII untuk terlibat dalam dialog tingkat tinggi yang akan melibatkan cendekiawan dari Iran, Afrika, dan negara-negara Arab. Undangan ini merupakan pengakuan atas peran penting Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di Asia Tenggara. Kehadiran UIII dalam dialog tersebut akan memperkaya diskusi dengan perspektif dari Indonesia.
Dialog semacam ini sangat penting untuk memfasilitasi pertukaran ide dan pemahaman antarbudaya di antara berbagai komunitas Muslim global. Keterlibatan UIII dalam forum-forum internasional ini menegaskan komitmen universitas untuk menjadi pusat keunggulan dalam studi Islam dan peradaban. Ini juga mendukung visi UIII sebagai jembatan peradaban.
Sumber: AntaraNews