Perbakin Target Emas Olimpiade, Ketum PB Lantik Lima Pengprov Baru
Ketua Umum PB Perbakin Letjen (Purn) Joni Supriyanto menegaskan Perbakin target emas Olimpiade di masa depan. Pelantikan lima Pengprov baru diharapkan memperkuat pembinaan atlet menembak nasional demi capaian prestasi dunia.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin), Letjen (Purn) Joni Supriyanto, secara resmi melantik lima Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin baru pada Sabtu (02/5) di Jakarta. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi menembak nasional dalam upaya memperkuat struktur kepengurusan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Joni Supriyanto secara tegas menargetkan capaian medali emas Olimpiade di masa mendatang. Target ambisius ini diharapkan memotivasi seluruh jajaran pengurus dan atlet untuk berjuang lebih keras.
Acara yang berlangsung di Final Hall 10 meter PB Perbakin Jakarta ini menandai komitmen kuat untuk meningkatkan prestasi olahraga menembak. Langkah strategis ini juga bertujuan mengangkat harkat dan martabat bangsa di kancah dunia melalui jalur olahraga.
Perbakin Target Emas Olimpiade: Komitmen Pembinaan Atlet Menembak
Letjen (Purn) Joni Supriyanto menyatakan bahwa target utama Perbakin adalah meraih emas Olimpiade di masa depan. Ia memiliki motto sederhana, yakni "melangkah bersama dan berprestasi," yang menjadi landasan kuat visi organisasi. Mimpi besar Joni adalah melihat atlet menembak Indonesia mampu menjuarai Olimpiade dan mengharumkan nama bangsa.
Joni menegaskan bahwa peningkatan prestasi atlet harus menjadi fokus utama di seluruh daerah, tidak hanya bagi pengurus yang baru saja dilantik. Setiap Pengprov Perbakin di Indonesia diimbau untuk bekerja lebih serius dalam upaya pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Menurut Joni, prestasi bukan sekadar angka atau medali semata, melainkan cerminan martabat bangsa. Ketika atlet menerima medali dan Bendera Merah Putih berkibar diiringi lagu kebangsaan di ajang dunia, harkat serta martabat bangsa akan terangkat tinggi. Komitmen ini telah ditegaskan setelah delapan tahun kepemimpinannya di Perbakin.
Strategi Pembinaan dan Kerja Sama Internasional Perbakin
PB Perbakin terus memperkuat program pembinaan atlet melalui berbagai kerja sama internasional yang strategis. Salah satu contoh keberhasilan datang dari Jawa Barat, yang konsisten menghadirkan pelatih asing dalam jangka panjang. Provinsi ini bahkan telah menggunakan jasa pelatih dari Korea Selatan selama 12 tahun berturut-turut, menunjukkan komitmen kuat.
Bentuk kerja sama internasional lainnya mencakup program training camp (TC) di India, yang disiapkan khusus untuk persiapan Asian Games 2026. TC ini dilaksanakan dalam dua periode untuk memastikan kesiapan atlet. Selain itu, atlet Perbakin juga aktif berpartisipasi dalam sejumlah kejuaraan penting di Kazakhstan dan China.
Perbakin juga menerima program TC dari Malaysia dan sebelumnya telah menjalin kerja sama serupa dengan Korea Selatan. Saat ini, terdapat tiga pelatih asing yang berasal dari India, Korea, dan China. Para pelatih berpengalaman ini secara aktif membantu pembinaan atlet nasional untuk mencapai performa terbaik.
Dukungan Pengprov untuk Capaian Perbakin Target Emas Olimpiade
Lima Pengurus Provinsi Perbakin yang baru dilantik meliputi DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelantikan ini diharapkan dapat menyegarkan semangat pembinaan di tingkat daerah, menjadikannya lebih terstruktur dan efektif. Mereka diharapkan menjadi ujung tombak dalam pencarian, pengembangan, dan pembinaan bakat menembak.
Wakil Ketua Pengprov Perbakin Nusa Tenggara Barat (NTB), M. Izzul Islam, menyampaikan apresiasi yang tinggi. Ia berterima kasih kepada PB Perbakin atas perhatian yang diberikan untuk pengembangan olahraga menembak di NTB, sebuah dukungan yang sangat berarti.
Izzul Islam juga menegaskan komitmen Pengprov NTB untuk terus meningkatkan prestasi atlet menembak di wilayahnya. Komitmen serupa diharapkan datang dari Pengprov lainnya yang baru dilantik. Sinergi yang kuat antara PB Perbakin dan Pengprov menjadi kunci utama dalam mencapai target emas Olimpiade yang telah dicanangkan.
Sumber: AntaraNews