Peningkatan Jemaah Haji Gunung Mas 2026: Angka Keberangkatan Melonjak Signifikan
Jumlah jemaah haji dari Kabupaten Gunung Mas untuk tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan, mencerminkan antusiasme masyarakat dan dukungan penuh pemerintah daerah dalam memfasilitasi ibadah haji.
Jumlah jemaah haji dari Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, pada tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi menunjukkan peningkatan yang signifikan. Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menyatakan bahwa angka keberangkatan mencapai 15 orang, naik drastis dari rata-rata tahun sebelumnya yang hanya berkisar antara lima hingga enam orang. Peningkatan ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat setempat, sekaligus menunjukkan tingginya minat beribadah ke tanah suci.
Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan rasa syukur atas peningkatan jumlah jemaah haji ini. Ia juga berharap agar ke depan, jumlah jemaah dari Kabupaten Gunung Mas dapat terus bertambah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi protokol, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan optimal.
Selain itu, Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para jemaah haji. Ia meminta agar mereka turut mendoakan Kabupaten Gunung Mas senantiasa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dan dijauhkan dari segala bencana. Permohonan doa ini menunjukkan harapan pemimpin daerah terhadap keberkahan bagi wilayah yang dipimpinnya.
Persiapan Matang Jemaah Haji Gunung Mas
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Gumas, Ruby Haris, menjelaskan bahwa ke-15 jemaah haji telah mengikuti serangkaian kegiatan manasik haji. Kegiatan manasik ini diselenggarakan baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten/kota, dengan pusat pelaksanaan di Palangka Raya. Pembekalan manasik haji sangat penting untuk memastikan jemaah memahami tata cara ibadah haji secara benar dan siap secara spiritual.
Dari aspek kesehatan, para jemaah juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Proses ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Gumas, guna memastikan kondisi fisik jemaah dalam keadaan prima saat keberangkatan. Selain itu, jemaah juga telah menerima vaksinasi yang dipersyaratkan, termasuk vaksin booster, COVID-19, meningitis, dan polio, sebagai langkah pencegahan penyakit selama di tanah suci.
Pemeriksaan dan vaksinasi kesehatan yang komprehensif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah. Kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam menjalani ibadah haji yang membutuhkan stamina tinggi. Oleh karena itu, persiapan matang menjadi prioritas bagi seluruh calon jemaah.
Rangkaian Perjalanan Menuju Tanah Suci
Ruby Haris memaparkan jadwal keberangkatan jemaah haji Kabupaten Gunung Mas. Pada tanggal 1 Mei 2026, jemaah akan memulai perjalanan dari Kuala Kurun menuju Embarkasi Banjarmasin yang berlokasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Perjalanan ini merupakan tahap awal sebelum memasuki asrama haji.
Setibanya di Palangka Raya, jemaah akan transit di Asrama Haji Palangka Raya untuk beristirahat sejenak. Setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Banjarbaru. Pada tanggal 2 Mei 2026, jemaah dijadwalkan memasuki Asrama Haji Banjarmasin untuk proses administrasi dan persiapan akhir.
Puncak keberangkatan menuju tanah suci akan berlangsung pada 3 Mei 2026. Para jemaah akan diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi, menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Jemaah haji Gumas ini tergabung dalam kloter 7, bersama dengan jemaah dari Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Sukamara, memperlihatkan sinergi antar daerah dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Dukungan Penuh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda, memberikan dukungan penuh dalam seluruh proses penyelenggaraan haji. Dukungan ini mencakup penyediaan transportasi, akomodasi, serta konsumsi selama perjalanan sebelum jemaah memasuki asrama haji. Fasilitas ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan jemaah sejak awal keberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Palangka Raya, Ahd Fauzi, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Gumas, yang telah mendukung penuh pemberangkatan jemaah haji,” ujar Ahd Fauzi.
Selain itu, Ahd Fauzi juga menjelaskan bahwa petugas pendamping akan menyertai jemaah hingga ke Arab Saudi. Petugas ini terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, perawat, dan tenaga pendukung lainnya. Keberadaan tim pendamping ini sangat penting untuk membantu jemaah dalam menjalankan ibadah serta mengatasi berbagai kendala yang mungkin timbul selama di tanah suci.
Sumber: AntaraNews