Sorot
{{caption}}
Prabowo Panggil Ketua PPATK, Bahas Evaluasi Transaksi Keuangan hingga Pengawasan Aliran Dana

{{caption}}
28 Anggota Geng Moror Ditangkap di Maros, Sempat Ancam Polisi dengan Busur Ketapel

{{caption}}
Momen Kocak Aldi Taher saat Bertemu AHY: Ya Allah Mimpi Apa Gabung Demokrat

{{caption}}
Motif Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru Terbongkar: Sakit Hati dan Ekonomi

{{caption}}
PDIP Dialog dengan Partai Non Parlemen Cari Kesepakatan Ambang Batas Parlemen

{{caption}}
Imam Masjid di Palopo Dikeroyok, Diduga Gara-Gara Tegur Bocah Main Mikrofon

Topik Terkait
{{caption}}
Penyintas Banjir Nagan Raya: Ratusan KK Mulai Tempati Hunian Sementara

Ratusan Kepala Keluarga (KK) penyintas banjir di Nagan Raya, Aceh, kini telah menempati hunian sementara (huntara). Simak detail upaya pemerintah dalam penanganan Penyintas Banjir Nagan Raya.

{{caption}}
Penyintas Bencana Pidie Jaya Harapkan Relokasi Hunian Layak Segera

Tiga bulan di pengungsian, penyintas bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya menanti relokasi hunian Pidie Jaya yang lebih layak, berharap dapat menempati huntara sebelum Idul Fitri.

{{caption}}
Penyintas Bencana di Aceh Timur Bangun Hunian Sementara Mandiri Akibat Isolasi Wilayah

Warga Dusun Ranto Panyang Rubek, Aceh Timur, berinisiatif membangun hunian sementara mandiri setelah tiga bulan di tenda pengungsian. Inisiatif ini muncul karena kondisi wilayah yang terisolasi dan belum adanya kepastian dari pemerintah.

{{caption}}
Kisah Ketabahan Penyintas Banjir Aceh: Bangkit dari Lumpur Menjelang Ramadhan

Mendekati bulan suci Ramadhan, para penyintas banjir Aceh di Pidie Jaya menunjukkan ketabahan luar biasa, berjuang membangun kembali kehidupan di tengah sisa lumpur bencana.

{{caption}}
Penyintas Banjir Aceh Utara Tempati Huntara Kayu, Bertahan Tanpa Listrik dan Air Bersih

Ribuan penyintas banjir di Aceh Utara mulai menempati hunian sementara berbahan kayu. Namun, fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih masih menjadi tantangan utama bagi Penyintas Banjir Aceh Utara, memicu kekhawatiran menjelang Ramadhan.

{{caption}}
Kebutuhan Mendesak MCK dan Air Bersih Hantui Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

Ribuan Pengungsi Banjir Aceh Tamiang menghadapi tantangan serius terkait minimnya fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan pasokan air bersih yang layak, setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut.

{{caption}}
Korban Banjir Pidie Jaya Merana, Desak Bantuan Alat Pembersih Lumpur

Ratusan warga terdampak Banjir Pidie Jaya di Gampong Geunteng sangat membutuhkan alat seperti sekop dan cangkul untuk membersihkan rumah mereka dari timbunan lumpur tebal.

{{caption}}
LKBN ANTARA Serahkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya, Ringankan Beban Korban Bencana Aceh

LKBN ANTARA Biro Aceh salurkan Bantuan Pengungsi Pidie Jaya di Gampong Geunteng, Meurah Dua. Kebutuhan dasar diserahkan sebagai wujud kepedulian dan bagian HUT ke-88 ANTARA.

{{caption}}
Peduli Korban Banjir Aceh, Kemenko Polhukam Salurkan Bantuan ke Tiga Titik Pengungsian di Pidie Jaya

3 lokasi yang terdampak paling parah, yaitu Desa Geunteng dan Desa Seunong di Kecamatan Meurah Dua, serta Gampong Babah Krueng di Kecamatan Bandar Dua.

{{caption}}
50 Rumah Rusak Parah Akibat Banjir Bandang Aceh Barat, Pemkab Terus Data Kerugian

Banjir Bandang Aceh Barat menyebabkan 50 unit rumah warga rusak parah dan mengganggu komunikasi. Pemerintah daerah terus berupaya mendata kerugian dan menyalurkan bantuan.

{{caption}}
250 Rumah Rusak Parah Akibat Banjir Bandang Nagan Raya, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir bandang Nagan Raya pada Kamis (26/11) menyebabkan 250 rumah warga rusak parah dan menghancurkan fasilitas publik. Ribuan warga kini mengungsi akibat dampak bencana ini.

{{caption}}
2.500 Jiwa Terdampak Banjir Bandang Nagan Raya Mengungsi, Jembatan Putus Total

Banjir Bandang Nagan Raya menyebabkan 2.500 jiwa mengungsi dan merusak infrastruktur vital. Pemerintah setempat bergerak cepat mendirikan tenda darurat dan dapur umum.