Pemkot Palembang Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem Hingga Satu Digit
Pemerintah Kota Palembang mencatat keberhasilan signifikan dalam penurunan kemiskinan ekstrem, menembus angka satu digit. Ketahui strategi dan targetnya.
Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, berhasil menunjukkan kinerja positif dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, angka kemiskinan ekstrem di kota ini berhasil ditekan hingga mencapai satu digit.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengungkapkan bahwa persentase kemiskinan ekstrem turun dari 9,77 persen pada tahun 2024 menjadi 9,04 persen pada tahun 2025. Penurunan absolut ini mencakup 11,28 ribu jiwa penduduk.
Melihat tren positif ini, Pemkot Palembang optimis bahwa angka tersebut dapat ditekan lebih rendah lagi hingga akhir tahun 2026. Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai program terpadu yang dijalankan secara konsisten.
Strategi Penurunan Kemiskinan Ekstrem Palembang
Untuk terus menekan angka kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kota Palembang gencar mengimplementasikan berbagai program strategis. Upaya ini difokuskan di 107 kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan dalam wilayah Palembang, yang berpenduduk sekitar 1,8 juta jiwa.
Salah satu program utama adalah penyaluran paket bantuan sosial berupa kebutuhan pokok sehari-hari kepada masyarakat. Bantuan ini tidak hanya bertujuan mengurangi beban pengeluaran, tetapi juga berperan penting dalam upaya pengendalian inflasi daerah.
Selain itu, Pemkot Palembang juga aktif dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga miskin. Kegiatan bantuan sosial dan perbaikan RTLH ini akan terus ditingkatkan kualitasnya dan dilakukan secara lebih selektif.
Langkah selektif ini diambil untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan mencegah adanya penyimpangan. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemkot Palembang dalam mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem yang berkelanjutan.
Target dan Dukungan Masyarakat untuk Kesejahteraan
Pencapaian penurunan kemiskinan ekstrem hingga satu digit menempatkan Palembang di posisi keempat sebagai kota dengan persentase kemiskinan terendah di Provinsi Sumatera Selatan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan tren penurunan jumlah penduduk miskin di Palembang dalam lima tahun terakhir.
Wali Kota Ratu Dewa menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan kota dan meningkatkan kesejahteraan bersama.
Pemkot Palembang telah menerima apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilannya dalam penanggulangan kemiskinan. Bahkan, sebelumnya Pemkot Palembang juga meraih penghargaan dan insentif fiskal dari Wakil Presiden atas upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Dengan sinergi yang kuat, Palembang optimis dapat terus menekan angka kemiskinan dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Fokus pada program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas.
Sumber: AntaraNews