Pemkot Malang Genjot Perbaikan Jalan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
Pemerintah Kota Malang intensifkan perbaikan jalan rusak demi kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Masyarakat bisa laporkan kerusakan jalan Malang melalui kanal pengaduan resmi untuk respons cepat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengambil langkah proaktif dengan mengintensifkan perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan mobilitas masyarakat. Fokus utama adalah menghadapi arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan akan ramai.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang menerjunkan tim khusus. Tim ini bertugas memantau dan menindaklanjuti laporan kerusakan jalan secara berkala. Penanganan difokuskan pada jalan-jalan protokol dan area perbatasan kota.
Kristiyan Bagus Muryanto, Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang, menyatakan bahwa timnya beroperasi setiap hari. Mereka secara aktif menutup lubang-lubang jalan yang ditemukan di seluruh wilayah. Ini menunjukkan komitmen Pemkot Malang dalam menjaga infrastruktur jalan.
Percepatan Penanganan dan Target Harian Perbaikan Jalan Malang
Upaya perbaikan jalan di Kota Malang terus digenjot menjelang musim mudik Lebaran 2026. Tim dari DPUPRPKP Kota Malang bekerja tanpa henti untuk menutup lubang-lubang jalan yang tersebar. Fokus utama adalah pada jalan-jalan strategis yang menjadi jalur utama pemudik.
Kristiyan Bagus Muryanto menjelaskan bahwa timnya menargetkan penanganan tiga ruas jalan setiap hari. Meskipun skala pengerjaan masih dalam taraf kecil, seperti penambalan lubang, intensitasnya sangat tinggi. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua area terjangkau sebelum puncak arus mudik.
Beberapa lokasi telah berhasil ditangani, termasuk ruas jalan di kawasan Mulyorejo menuju Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kerusakan di lokasi ini seringkali disebabkan oleh tingginya volume kendaraan berat yang melintas menuju Bandulan. Setelah area tersebut selesai, tim akan beralih ke lokasi lain untuk melanjutkan perbaikan jalan Malang.
Penanganan selanjutnya akan menyasar kawasan Sumbersari hingga wilayah Joyogrand di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pemantauan dan perbaikan akan terus dilakukan secara bergiliran di berbagai titik. Tujuannya adalah menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran.
Kanal Pengaduan dan Partisipasi Masyarakat dalam Perbaikan Jalan Malang
Selain perbaikan aktif oleh tim lapangan, Pemkot Malang juga menyediakan kanal pengaduan khusus bagi masyarakat. Kanal ini memungkinkan warga untuk melaporkan kondisi jalan rusak yang mereka temui. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat respons dan penanganan kerusakan jalan Malang.
Sistem pengaduan Bina Marga tersedia melalui nomor telepon 0815-5333-3895 dan 0821-4160-1615. Layanan ini beroperasi setiap hari Senin hingga Jumat, memberikan kemudahan akses bagi pelapor. Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui media sosial resmi DPUPRPKP Kota Malang.
Kristiyan mengingatkan pentingnya melampirkan informasi lengkap saat melaporkan kerusakan jalan. Pelapor harus mencantumkan titik lokasi atau nama jalan yang jelas, serta melengkapi dengan dokumentasi foto. Informasi detail ini akan sangat membantu tim dalam melakukan verifikasi dan penanganan di lapangan.
Dengan adanya kanal pengaduan ini, partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan. Hal ini pada akhirnya akan mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Sumber: AntaraNews