Pemkab Serang Resmi Alihkan Pengelolaan Kas Daerah ke Bank Banten
Pemerintah Kabupaten Serang secara resmi mengalihkan pengelolaan kas daerah dan gaji ASN ke Bank Banten. Pengalihan Kas Daerah Pemkab Serang ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap bank milik provinsi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara resmi mengalihkan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten). Langkah strategis ini menandai berakhirnya kerja sama dengan Bank BJB, dan merupakan bentuk dukungan Pemkab Serang terhadap bank milik pemerintah provinsi.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan bahwa pengalihan dana yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp3 triliun ini akan dilakukan secara bertahap. Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut dari arahan Gubernur Banten, menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan milik daerah.
Penandatanganan kerja sama (PKS) antara Pemkab Serang dan Bank Banten telah dilakukan, menandai dimulainya era baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Proses transisi ini diharapkan membawa dampak positif bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten, dengan Bank Banten sebagai pilar utamanya.
Dukungan Penuh untuk Bank Milik Daerah
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menjelaskan bahwa pengalihan RKUD ke Bank Banten merupakan langkah yang sudah sewajarnya. Ia menekankan bahwa Bank Banten adalah bank milik seluruh masyarakat Provinsi Banten, sehingga dukungan dari pemerintah daerah menjadi krusial.
Dana yang dialihkan, yang nilainya melebihi Rp3 triliun, akan dikelola secara bertahap oleh Bank Banten. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat posisi Bank Banten, tetapi juga untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah tetap berada di tangan entitas yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah.
Keputusan ini juga merupakan respons langsung terhadap arahan dari Gubernur Banten, yang menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan lokal. Dengan demikian, Pemkab Serang menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem ekonomi regional.
Komitmen Bank Banten Tingkatkan Layanan dan Likuiditas
Meskipun proses transisi sedang berjalan, Bupati Zakiyah menekankan pentingnya jaminan keamanan dan kenyamanan transaksi bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Ia meminta Bank Banten untuk menjaga likuiditas dengan baik dan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital demi pelayanan maksimal.
Menanggapi kepercayaan tersebut, Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyambut baik pengalihan ini sebagai tantangan untuk membuktikan stabilitas perusahaan. Busthami menegaskan bahwa posisi Bank Banten saat ini semakin kuat di bawah pengawasan ketat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Busthami juga menyatakan bahwa likuiditas adalah "nyawa" bagi Bank Banten, terutama untuk menjamin kelangsungan transaksi keuangan di Pemkab Serang. Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus melakukan penyempurnaan, khususnya dalam aspek digitalisasi layanan perbankan, demi kepuasan nasabah.
Transformasi Layanan Menjelang Ulang Tahun ke-10
Transformasi layanan yang tengah digalakkan oleh Bank Banten ini akan menjadi kado istimewa menjelang hari ulang tahun ke-10 bank tersebut. Momentum ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi Bank Banten untuk menunjukkan performa terbaiknya.
Muhammad Busthami optimistis bahwa langkah-langkah penyempurnaan yang dilakukan akan membawa dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan di wilayah Banten. Ini termasuk pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat luas yang akan merasakan peningkatan kualitas layanan.
Dengan visi untuk memberikan layanan prima, Bank Banten berjanji akan menunjukkan "wajah baru" yang jauh lebih baik. Komitmen ini mencerminkan dedikasi Bank Banten untuk menjadi mitra terpercaya dalam pengelolaan keuangan daerah dan penyedia layanan perbankan yang modern.
Sumber: AntaraNews