Pemkab Kubu Raya Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Apresiasi Relawan dan Petugas
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus perkuat kesiapsiagaan karhutla dengan mengapresiasi para relawan dan petugas, sekaligus menyiapkan strategi komprehensif menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perhatian khusus diberikan kepada para relawan dan petugas pemadam kebakaran yang berdedikasi.
Komitmen ini disampaikan dalam apel siaga karhutla yang diikuti unsur pemadam kebakaran pemerintah, swasta, relawan, serta personel TNI dan Polri. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kubu Raya Sujiwo.
Langkah proaktif ini diambil mengingat tantangan besar penanggulangan karhutla di daerah tersebut. Sebagian besar wilayah Kubu Raya merupakan lahan gambut yang sangat rentan terbakar, terutama saat musim kemarau.
Apresiasi Tinggi untuk Patriot Pemadam Kebakaran dan Tantangan Wilayah Gambut
Bupati Kubu Raya Sujiwo, didampingi Wakil Bupati Sukiryanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan dan petugas pemadam kebakaran. Mereka dinilai telah bekerja tanpa mengenal waktu dalam penanganan karhutla.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para patriot dan relawan pemadam kebakaran yang selama ini terus berjibaku memadamkan api," ujar Bupati Sujiwo. Para petugas ini berhadapan langsung dengan asap, debu, dan panasnya kebakaran.
Menurutnya, tantangan penanggulangan karhutla di Kabupaten ini cukup besar karena sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut yang memiliki potensi kebakaran tinggi, terutama pada musim kemarau.
Kondisi geografis ini menuntut persiapan matang dari sisi kesiapsiagaan personel maupun peralatan.
Alokasi Anggaran, Inventarisasi Peralatan, dan Posisi Strategis
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp270 juta saat status tanggap darurat karhutla ditetapkan sebelumnya. Anggaran ini digunakan untuk honor petugas dan relawan.
Selain itu, Bupati Sujiwo juga meminta inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh peralatan pemadam kebakaran. Inventarisasi ini mencakup peralatan milik pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga damkar swasta.
Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi peralatan yang sudah tidak layak pakai dan segera mengupayakan penggantinya. Pemerintah daerah akan menggandeng berbagai pihak untuk pengadaan peralatan guna meringankan beban anggaran daerah.
Posisi strategis Kabupaten ini sebagai daerah penyangga ibu kota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) juga disoroti. Wilayah ini memiliki sejumlah objek vital seperti bandara, rumah sakit, dan perkantoran penting, menjadikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla sebagai perhatian serius.
Pentingnya Kolaborasi dan Dukungan Berkelanjutan
Bupati Sujiwo menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi erat antara seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan karhutla. Kolaborasi ini mencakup pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat.
"Kolaborasi yang selama ini sudah terbangun harus terus kita pertahankan," tegas Bupati. Ia menambahkan bahwa semua pihak harus tetap bersatu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Pada kesempatan apel siaga, Pemkab Kubu Raya juga menyalurkan paket sembako kepada para relawan pemadam kebakaran. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan berkelanjutan.
Bantuan tersebut disalurkan dengan dukungan dari Bank Kalbar. Diharapkan, bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para relawan yang bertugas di lapangan.
Sumber: AntaraNews