NPC Indonesia Resmi Lepas 56 Atlet Muda Menuju AYPG 2025 di Dubai
NPC Indonesia secara resmi melepas 56 atlet muda terbaik untuk berlaga di Asian Youth Para Games (AYPG) 2025 Dubai, menargetkan empat emas dan dukungan penuh dari Chery.
National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) telah secara resmi melepas 56 atlet disabilitas muda terbaik untuk berkompetisi di Asian Youth Para Games (AYPG) 2025. Acara pelepasan kontingen Indonesia ini berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/12), menandai dimulainya perjalanan para atlet menuju Dubai, Uni Emirat Arab.
Pesta olahraga multicabang Asia untuk atlet disabilitas tersebut akan diselenggarakan pada 7 hingga 14 Desember 2025. Kontingen Indonesia akan diberangkatkan dalam tiga kloter, dengan kloter pertama berangkat pada hari yang sama hingga Senin (8/12), menggunakan fasilitas mobil dari Chery.
Dalam ajang bergengsi ini, Indonesia menargetkan pencapaian empat medali emas, delapan perak, dan sepuluh perunggu. Target ini diharapkan dapat membawa Indonesia finis di posisi minimal peringkat ke-13 dalam klasemen akhir perolehan medali, menunjukkan potensi besar para atlet muda disabilitas tanah air.
Target Medali dan Cabang Olahraga Andalan
Target ambisius yang ditetapkan oleh NPC Indonesia akan diupayakan oleh 56 para-atlet yang mewakili delapan cabang olahraga berbeda. Para atlet ini telah melalui persiapan matang untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Rincian jumlah atlet per cabang olahraga adalah sebagai berikut:
- Para-atletik: 15 atlet
- Para-renang: 8 atlet
- Para-tenis meja: 11 atlet
- Para-taekwondo: 3 atlet
- Para-angkat berat: 5 atlet
- Para-bulu tangkis: 9 atlet
- Para-panahan: 1 atlet
- Boccia: 4 atlet
NPC Indonesia sangat mengandalkan tiga cabang olahraga utama untuk meraih medali emas. Cabang-cabang tersebut adalah para-atletik, para-bulu tangkis, dan para-angkat berat, yang diharapkan mampu menyumbangkan sebagian besar target emas yang telah ditetapkan.
Dukungan Penuh dari Chery untuk Kontingen Indonesia
Chery, perusahaan otomotif asal China, turut serta memberikan dukungan penuh sebagai mitra mobilitas resmi kontingen Indonesia di AYPG 2025. Kemitraan ini menunjukkan komitmen Chery dalam mendukung perkembangan olahraga disabilitas di Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Chery menyediakan sepuluh unit TIGGO Series yang dilengkapi teknologi Chery Super Hybrid (CSH). Teknologi CSH merupakan sistem hybrid terbaru yang mengombinasikan mesin bensin, motor listrik, dan baterai canggih untuk efisiensi bahan bakar tinggi dan performa optimal. Unit yang disediakan meliputi TIGGO 8 CSH, TIGGO 9 CSH, dan TIGGO CROSS CSH Hybrid.
President Director Chery Group, Zeng Shuo, menyampaikan apresiasinya dalam sambutan di Solo. "Merupakan kehormatan bagi saya untuk berdiri di sini hari ini mewakili Chery. Hari ini adalah perayaan ketahanan, kerja keras, dan semangat luar biasa yang dibawa oleh setiap atlet muda Indonesia di ruangan ini," ujarnya. Zeng Shuo menambahkan, "Kalian mengingatkan pada kita semua bahwa ukuran sejati kemampuan tidak terletak pada kondisi fisik, tetapi pada keberanian, keteguhan hati, dan keyakinan yang tak tergoyahkan pada potensi diri."
Melalui kolaborasi ini, Chery berharap dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif dan setara. Mereka juga ingin memberikan dukungan nyata kepada para atlet yang akan berjuang mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia. "Semangat! Kami semua mendukung kalian. Berpergianlah dengan aman, bertandinglah dengan percaya diri, dan biarkan prestasi kalian menginspirasi banyak orang lain untuk bangkit seberani kalian," pesan Zeng kepada para atlet.
Apresiasi NPC Indonesia atas Kemitraan Strategis
Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, dalam kesempatan terpisah, menyatakan apresiasi yang tinggi atas dukungan penuh dari Chery untuk kontingen Indonesia di AYPG 2025. Ia menyoroti pentingnya dukungan dari pihak swasta untuk olahraga disabilitas.
"Luar biasa ya. Mereka (Chery) mau masuk ke NPC itu luar biasa, olahraga disabilitas itu kan gak ada marketnya sebenernya. Gak ada yang dilihat nikmat itu gak ada, yang ada kasihan. Tidak ada gregetnya. Oleh karena itu saya bilang tadi, mereka bisa mau masuk ke sini bagus banget," kata Senny. Pernyataan ini menegaskan bahwa dukungan Chery memiliki nilai strategis dan moral yang sangat besar bagi pengembangan para-olahraga di Indonesia.
Sumber: AntaraNews