Erick Thohir Imbau Atlet Indonesia Fokus Bertanding di APG 2025 Thailand
Menpora Erick Thohir meminta atlet Indonesia tetap fokus bertanding di APG 2025 Thailand, mengesampingkan kendala non-teknis demi target 82 medali.
Nakhon Ratchasima, Thailand – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyerukan kepada seluruh atlet Indonesia untuk tetap fokus dalam menghadapi pertandingan di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand. Imbauan ini disampaikan usai upacara pembukaan yang meriah di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, pada Selasa (20/1) malam.
Erick Thohir secara tegas meminta para atlet, pelatih, dan ofisial tim agar tidak terpecah konsentrasinya oleh kemungkinan kekurangan pelayanan selama ajang berlangsung. Ia menekankan pentingnya menjaga mental bertanding serta semangat juang demi meraih target prestasi yang telah ditetapkan.
Menurutnya, sikap profesionalisme dan fokus pada tujuan utama sangat krusial untuk mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga disabilitas Asia Tenggara. Kontingen Indonesia diharapkan dapat menunjukkan karakter sebagai bangsa yang pantang mengeluh dan selalu berjuang.
Pentingnya Fokus dan Profesionalisme Atlet
Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa seluruh elemen kontingen Indonesia harus menunjukkan bahwa bangsa ini bukan bangsa yang suka mengeluh. Sebaliknya, mereka harus lebih bagus fokus untuk menghadapi setiap pertandingan yang ada di depan mata.
Aspek terpenting bagi kontingen Indonesia adalah menjaga konsentrasi, mental bertanding, serta semangat juang yang tinggi. Hal ini bertujuan untuk mencapai target prestasi yang ambisius, yakni perolehan 82 medali emas.
Segala dinamika nonteknis yang mungkin muncul sebaiknya tidak mengganggu persiapan maupun performa atlet di arena pertandingan. Sikap profesional dan fokus pada tujuan utama jauh lebih penting, memastikan energi tim tercurah sepenuhnya pada kompetisi.
Selain itu, Erick juga mengapresiasi parade kontingen Indonesia yang menampilkan kekayaan budaya. Baju adat daerah dan elemen budaya lainnya menunjukkan keberagaman Indonesia bersatu dalam semangat olahraga untuk bangsa dan negara.
Dukungan Penuh dan Target Medali Indonesia
Erick Thohir berharap seluruh unsur kontingen Indonesia dapat saling mendukung satu sama lain. Dukungan ini mencakup Chief de Mission (CdM) beserta timnya, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), hingga para pelatih dan atlet di setiap cabang olahraga.
APG 2025 Thailand merupakan edisi ke-13 dari ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara ini. Nakhon Ratchasima menjadi lokasi utama untuk upacara pembukaan dan penutupan yang telah berlangsung meriah.
Dalam ajang ini, sebanyak 493 medali emas akan diperebutkan oleh 11 negara peserta dari 19 cabang olahraga dan dua cabang ekshibisi. Total atlet yang berpartisipasi mencapai 1.700 orang, menunjukkan skala besar kompetisi.
Negara-negara peserta yang bersaing memperebutkan medali termasuk Thailand, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Myanmar. Setiap negara mengirimkan atlet terbaiknya untuk berkompetisi.
Kontingen Indonesia di Berbagai Cabang Olahraga
Kontingen Indonesia menunjukkan partisipasi aktif dengan mengikuti 18 cabang olahraga dari total yang dipertandingkan. Ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan olahraga disabilitas di berbagai disiplin.
Beberapa cabang olahraga yang diikuti oleh para atlet Indonesia antara lain para atletik, para bulu tangkis, para tenis meja, boccia, sepak bola cerebral palsy (CP), dan bola basket kursi roda. Keberagaman cabang ini memberikan peluang medali yang luas.
Total 290 atlet kebanggaan Indonesia akan berjuang keras di 18 cabang olahraga tersebut. Mereka membawa harapan besar untuk mengharumkan nama bangsa dan negara melalui prestasi gemilang di arena APG 2025.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh, diharapkan para atlet dapat memberikan penampilan terbaiknya. Fokus pada pertandingan dan semangat juang menjadi kunci utama untuk mencapai target medali yang telah ditetapkan.
Sumber: AntaraNews