Timnas Futsal Putri Indonesia harus mengubur impiannya untuk melaju ke babak final Piala AFF Futsal 2026. Perjalanan Garuda Pertiwi terhenti di semifinal setelah takluk dari Australia dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Laga krusial ini digelar di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, pada Sabtu (28/2).
Dalam duel yang penuh drama tersebut, Timnas Futsal Putri Indonesia menyerah dengan skor tipis 2-3. Kekalahan ini memaksa skuad asuhan Luis Estrela untuk puas berlaga di perebutan peringkat ketiga. Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim untuk pertandingan selanjutnya.
Pertandingan semifinal ini mempertemukan dua kekuatan futsal putri di Asia Tenggara. Meskipun menunjukkan semangat juang yang tinggi, Indonesia belum berhasil menaklukkan perlawanan Australia. Fokus kini beralih ke pertandingan penentuan posisi ketiga untuk meraih medali perunggu.
Advertisement
Advertisement
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan antara Timnas Futsal Putri Indonesia dan Australia berlangsung dengan intensitas tinggi. Indonesia sempat unggul lebih dulu pada menit kedelapan melalui gol cepat Insyafadya Salsabillah. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik yang efektif, mengejutkan pertahanan Australia.
Keunggulan Indonesia tidak bertahan lama, sebab Australia langsung memberikan respons cepat. Hanya berselang satu menit, Clare Holder berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol balasan Australia ini tercipta dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan baik, menunjukkan daya juang mereka.
Memasuki babak kedua, Timnas Futsal Putri Indonesia kembali menunjukkan taringnya. Dhea Febrina berhasil membawa Indonesia unggul 2-1 pada menit ke-29 melalui aksi individu yang memukau. Ia sukses mengecoh kiper Australia, Sarah Easthope, sebelum melesakkan bola ke gawang.
Advertisement
Namun, lagi-lagi Australia tidak membiarkan Indonesia berlama-lama memimpin. Clare Holder kembali menjadi momok bagi pertahanan Indonesia dengan mencetak gol keduanya. Gol pada menit ke-30 ini juga berasal dari situasi bola mati, mengubah skor menjadi 2-2 dan membuat pertandingan semakin tegang.
Advertisement
Skor imbang 2-2 bertahan hingga waktu normal pertandingan berakhir, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan. Pada periode perpanjangan waktu, Australia mulai mendominasi penguasaan bola dan terus melancarkan tekanan ke pertahanan Indonesia. Timnas Futsal Putri Indonesia lebih banyak mengandalkan serangan balik, meskipun kurang membahayakan gawang lawan.
Di babak tambahan kedua, Timnas Futsal Putri Indonesia sempat mencoba menerapkan strategi power play. Upaya ini dilakukan untuk mencari celah dan mencetak gol penentu kemenangan. Namun, strategi tersebut tidak membuahkan hasil yang diinginkan dan belum mampu mengubah keadaan.
Petaka bagi Indonesia akhirnya datang di menit-menit akhir babak tambahan. Trudy Camilleri berhasil mencetak gol yang memastikan kemenangan Australia. Gol tersebut tercipta pada menit terakhir babak tambahan, sekaligus mengakhiri harapan Timnas Futsal Putri Indonesia untuk melaju ke final.
Advertisement
Advertisement
Dengan kekalahan ini, Australia berhak melaju ke final Piala AFF Futsal 2026. Mereka akan menghadapi pemenang dari pertandingan semifinal lainnya antara Thailand dan Vietnam. Pertandingan final ini akan menjadi penentu siapa yang berhak mengangkat trofi juara.
Sementara itu, Timnas Futsal Putri Indonesia harus puas berlaga di perebutan peringkat ketiga. Mereka akan bertemu dengan tim yang kalah dari duel Thailand versus Vietnam. Laga ini akan menjadi kesempatan bagi Garuda Pertiwi untuk membawa pulang medali perunggu dan menutup turnamen dengan hasil positif.
Skuad Indonesia, yang diperkuat oleh pemain seperti Fitry Amelya, Marsya Aulia, dan Dhea Febrina, di bawah asuhan pelatih Luis Estrela, diharapkan dapat bangkit. Semangat juang dan evaluasi menyeluruh akan menjadi kunci untuk menghadapi pertandingan perebutan peringkat ketiga.
Advertisement
Susunan pemain yang diturunkan dalam laga ini menunjukkan kekuatan masing-masing tim. Australia menurunkan Sarah Easthope, Nikkita Fazzari, Alexia Karrys-stahl, Trudy Camilleri, dan Halle Smith sebagai starter. Sedangkan Indonesia mengandalkan Fitry Amelya, Marsya Aulia, Diah Tri Lestari, Fitri Rosdiana, dan Nisma Francida di awal pertandingan.
Sumber: AntaraNews