Sopir Mobil Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Jakpus, Polisi Temukan Pelat Nomor Beda, Sajam hingga Pistol Mainan
Kepolisian telah menetapkan sopir Bernama Hafiz Mahendra sebagai tersangka.
Kepolisian mendalami dugaan pelanggaran lain dilakukan Hafiz Mahendra, sopir Toyota Calya hitam yang viral karena lawan arah di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, kepolisian menemukan empat pasang pelat nomor beda ditemukan dalam Toyota Calya hitam yang kabur dan melawan arah di Jakarta Pusat. Adapun tiga pelat disimpan dan satu terpasang di kendaraan.
"Total ada empat pasang pelat berbeda," kata Komarudin saat dihubungi, Kamis (26/2).
Senjata Tajam dan Pistol Mainan
Selain pelat nomor kendaraan berbeda, kepolisian juga menemukan dua senjata tajam dan satu pistol mainan. Barang bukti itu terungkap setelah mobil dihentikan kepolisian. Dugaan inilah yang membuat sopir nekat kabur saat hendak diperiksa.
"Kemudian juga ditemukan ada dua senjata tajam, satu senjata api mainan. Kemungkinan-kemungkinan seperti itu. Tidak lazim dengan kondisi Jakarta yang sedemikian melawan arus," kata Komarudin.
Terobos Tiga Ruas Jalan
Menurut Komarudin, mobil itu menerobos tiga ruas jalan sekaligus. Gunung Sahari 5, lalu Budi Utomo dari perempatan Pasar Baru ke arah Kantor Pos dengan ambil jalur kanan. Terakhir melawan arus di Gunung Sahari Raya sebelum akhirnya dihentikan.
"Itu ada tiga, tiga ruas jalan yang diterobos melawan arus," tandas Komarudin.