Miartiko Gea Pimpin PA GMNI Jakarta Raya Periode 2025-2030 dalam Konferda V
Konferda V PA GMNI Jakarta Raya telah menetapkan Miartiko Gea sebagai ketua periode 2025-2030, menandai era baru dengan fokus pada pemberdayaan anggota dan konsistensi nasionalisme yang patut dinanti.
Konferensi Daerah (Konferda) V Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta Raya telah sukses diselenggarakan di Jakarta, menetapkan kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan. Forum penting ini bukan hanya ajang pemilihan ketua, melainkan juga momentum strategis untuk memperkuat orientasi program organisasi.
Dalam Konferda V tersebut, Miartiko Gea secara resmi terpilih sebagai Ketua DPD PA GMNI Jakarta Raya periode 2025-2030. Pemilihan ini menandai babak baru bagi organisasi alumni mahasiswa tersebut dalam melanjutkan perjuangan dan implementasi nilai-nilai kebangsaan.
Kepemimpinan Miartiko Gea diharapkan dapat membawa PA GMNI Jakarta Raya pada arah yang lebih progresif, dengan fokus utama pada pemberdayaan anggota serta keberpihakan sosial yang konsisten. Agenda ini sejalan dengan cita-cita awal GMNI dalam mengawal isu nasionalisme dan kemiskinan.
Fokus Pemberdayaan Anggota dan Penguatan Data
Wakil Ketua Umum DPP PA GMNI, Ugik Kurniadi, menegaskan bahwa Konferda V ini memiliki makna lebih dari sekadar pemilihan pemimpin. Menurutnya, forum tersebut merupakan titik tolak untuk memperkuat orientasi program yang secara nyata berbasis pada pemberdayaan anggota dan keberpihakan sosial.
Ugik juga menyoroti pentingnya pembaruan database anggota PA GMNI Jakarta Raya sebagai salah satu agenda prioritas ke depan. "Ke depan akan ada program pembaruan database anggota PA GMNI Jakarta Raya sebagai bagian dari agenda pemberdayaan organisasi. Data yang kuat akan menentukan arah gerak yang tepat," katanya, menekankan peran data dalam perumusan strategi organisasi.
Selain Miartiko Gea sebagai Ketua, Konferda V juga menetapkan Lukman Hakim sebagai Sekretaris dan Firman Tendry sebagai Bendahara Umum. Ketiganya, bersama Ario Sanjaya dan Dwi Rio Sambodo, mendapatkan mandat untuk menyusun kelengkapan struktur kepengurusan DPD PA GMNI Jakarta Raya yang baru.
Komitmen Kaderisasi dan Konsistensi Nasionalisme
Ketua DPD PA GMNI Jakarta Raya terpilih, Miartiko Gea, menyatakan komitmen penuhnya untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh kader dan alumni GMNI. Ia menekankan bahwa kaderisasi akan tetap menjadi "roh perjuangan" organisasi, sebuah fondasi yang tak tergantikan.
Miartiko juga memaparkan rekam jejak GMNI aktif di wilayah Jakarta Raya dalam bidang kaderisasi. Hingga saat ini, telah dilaksanakan 78 kali kegiatan kaderisasi, termasuk 9 Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) dan 2 Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM), menunjukkan dedikasi organisasi dalam mencetak pemimpin masa depan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut memberikan pandangannya mengenai nasionalisme. Pramono menegaskan bahwa nasionalisme tidak boleh berhenti pada simbol atau romantisme sejarah belaka. Ia harus diwujudkan melalui konsistensi kepemimpinan, keberpihakan kepada rakyat kecil, serta praktik gotong-royong dalam kebijakan publik.
Pramono Anung juga mengingatkan bahwa isu nasionalisme dan kemiskinan merupakan cita-cita utama perjuangan aktivis GMNI sejak awal. Ia menambahkan, "Jejak seorang pemimpin itu dilihat dari konsistensi. Dalam perjuangan hidup saya, persoalan nasionalisme dan kemiskinan menjadi tempat utama,” yang menggarisbawahi pentingnya kesesuaian antara ucapan, janji, dan pelaksanaan dalam kepemimpinan.
Sumber: AntaraNews