Menu Makan Para Tahanan
Belakangan ini viral terkait menu makanan para narapidana di dalam penjara. Merdeka.com berkesempatan menengok proses memasak makanan untuk para napi di Lapas Garut.
Menu makan di dalam penjara ternyata tidak semua sama dengan apa yang hangat dibicarakan. Di Rutan Kelas IIB Garut, tidak ada nasi cadong yang keras bila sudah dingin dan lauk yang dibumbui alakadarnya.
Mengintip Menu Makanan Para Narapidana
Para koki adalah warga binaan yang telah dilatih
Makanan Bergizi
Ruangan daur tempat memasaknya bersih dan rapi, nasi yang dimasak berasal dari beras medium.
Untuk lauknya pun mencukupi kebutuhan gizi, dari mulai yang berprotein, sayuran, hingga buah-buahan.
Menu Kesukaan Para Narapidana
Ada dua menu makan yang menjadi primadona para warga binaan di Rutan Kelas IIB Garut.
Dua menu yang kerap ditunggu-tunggu itu adalah gulai ayam dan nasi goreng.
Rutan Kelas IIB Garut berada di pusat kota Kabupaten Garut, hanya beberapa langkah saja dari Lapangan Otto Iskandardinata (Alun-alun Garut). Dari luar, seyogianya penjara pada umumnya sangat tertutup, dan hanya ada satu akses masuk dan keluar untuk pengunjung.
Area dapur Rutan Kelas IIB Garut ini tidak terlalu luas, namun juga tidak sempit dan cukup untuk aktivitas para koki yang bertugas.
Ada beberapa bagian, mulai tempat untuk menyiapkan bahan, mencuci peralatan, memasak hingga penyajian.
Dari penampilan makanan yang dimasak, mulai nasi, gulai ayam, sampai tumis tidak jauh berbeda dengan makanan rumah.
Rasa makanan tersebut seakan membuyarkan apa yang heboh diceritakan. Namun saya tidak tahu, apakah rasa makanan yang sama akan dirasakan di tempat lainnya atau tidak.
Salah seorang warga binaan yang menjadi tukang masak di Rutan Kelas IIB Garut, Ahmad (37) mengatakan bahwa sebelum resmi menjadi tukang masak ia mendapat pelatihan khusus dalam memasak. Hal yang sama juga didapatkan warga binaan lainnya yang bertugas di dapur.
Para koki Rutan Kelas IIB Garut disibukkan dengan aktivitas dapur. Mereka memasak makanan dengan varian menu berbeda setiap harinya.
Gulai ayamnya enak, bumbunya terasa, kuahnya gurih. Untuk nasi cukup pulen, tidak kelebihan air sehingga lembek dan tidak juga kurang yang jadinya keras. Tumis kacang panjang tempe bumbunya enak, dimasaknya tidak over cook.