Menko PM Paparkan Paket Program SMK Go Global untuk Persiapkan 500 Ribu PMI ke Mancanegara
Program terkait digagas bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran Sekolah Menengah.
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di kancah internasional melalui inisiatif SMK Go Global.
Dia menjelaskan,program terkait digagas bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global.
“Hari ini, Saya bersama Pak Menteri KP2MI membahas khusus tentang paket program yang namanya SMK Go Global,” ujar Menko PM Muhaimin usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko PM, seperti dikutip Sabtu (25/10).
Pria karib disapa Cak Imin itu mengatakan, peluang kerja di luar negeri saat ini sangat terbuka, khususnya di sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan teknis tinggi seperti pengelasan bawah laut dan hospitality.
“Peluang pasar kerja di luar negeri begitu terbuka. Masih terbuka di bidang welder, terutama las bawah laut. Kita siapkan agar ada 500 ribu PMI lulusan SMK yang bisa kerja di luar negeri,” jelasnya.
Dia memastikan, Program SMK Go Global tidak hanya menyiapkan siswa untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga membangun perencanaan karier sejak dini.
“Solusi jangka menengahnya adalah agar SMK-SMK membuat perencanaan bagi calon siswanya yang sejak awal memang mau bekerja di luar negeri. Sehingga aspek bahasa menjadi kebutuhan dasar sejak semester pertama,” ungkap Cak Imin.