Menhub Imbau Hentikan Sementara Tradisi Sapu Koin Pantura Saat Mudik Lebaran
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau penghentian sementara tradisi sapu koin di Jembatan Sewo Pantura selama mudik Lebaran karena membahayakan keselamatan. Simak bahaya dan solusi yang dipertimbangkan!
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi mengimbau masyarakat untuk menghentikan sementara tradisi "sapu koin" di kawasan Jembatan Sewo. Aktivitas ini berlokasi di Jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, selama periode arus mudik Lebaran.
Imbauan ini dikeluarkan karena kegiatan mencari koin di jalanan berpotensi sangat membahayakan keselamatan warga yang terlibat. Selain itu, tradisi ini juga dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas yang padat.
Dudy Purwagandhi menekankan bahwa volume kendaraan di jalur Pantura akan meningkat signifikan saat musim mudik. Oleh karena itu, keberadaan warga di sekitar badan jalan dapat memicu risiko kecelakaan serius.
Risiko Keselamatan dan Gangguan Lalu Lintas Akibat Sapu Koin
Tradisi sapu koin yang dilakukan di Jembatan Sewo, Indramayu, menjadi perhatian serius bagi Kementerian Perhubungan. Menteri Dudy Purwagandhi menyatakan kekhawatirannya terhadap keselamatan warga yang terlibat. Peningkatan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran membuat aktivitas ini sangat berisiko, bahkan dapat mengancam nyawa.
Selain membahayakan keselamatan individu, kegiatan sapu koin juga berpotensi besar menghambat perjalanan pemudik. Keberadaan warga di bahu jalan atau bahkan badan jalan dapat memperlambat laju kendaraan. Kondisi ini berisiko menimbulkan kemacetan panjang dan meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa tradisi ini sebaiknya tidak diaktifkan selama periode mudik. Ia meminta pemerintah daerah dan aparat setempat untuk mengambil langkah antisipasi. Tujuannya adalah memastikan aktivitas sapu koin Pantura tidak terjadi di tengah lonjakan kendaraan.
Upaya Pemerintah Daerah Mencari Solusi Alternatif
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengakui bahwa tradisi mencari koin di Jembatan Sewo telah berlangsung selama puluhan tahun. Aktivitas ini telah menjadi kebiasaan sebagian warga setempat, terutama ketika kendaraan melintas di jalur Pantura saat periode mudik Lebaran.
Meskipun merupakan tradisi lama, Dedi Mulyadi menyatakan pihaknya berupaya mencari solusi agar kegiatan tersebut tidak dilakukan selama musim mudik Lebaran. Fokus utamanya adalah menjaga keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas.
Salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan adalah memberikan kompensasi kepada warga yang biasa melakukan sapu koin. Harapannya, dengan adanya kompensasi, mereka tidak akan melakukan aktivitas berbahaya tersebut selama periode mudik. Dedi Mulyadi berharap solusi ini dapat diterapkan minimal untuk sementara waktu.
Sumber: AntaraNews