Mengenal Sosok Franka Franklin, Istri Nadiem Makarim dan Pendiri Tulola Designs
Franka Franklin dikenal sukses dalam bisnis perhiasan dan pemberdayaan perempuan.
Sosok Franka Franklin menyita perhatian public setelah muncul untuk mengunjungi Rutan Salemba cabang Kejari Jakarta Selatan pada Senin (8/9). Kehadiran Franka untuk menjenguk suaminya, mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim .
Ekspresi wajah wanita berusia 42 tahun itu tampak menunjukkan kesedihan. Kendati begitu, Franka terlihat berusaha tegar mendampingi suaminya yang kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait laptop Chromebook ditangani Kejaksaan Agung.
"Mohon doanya ya," kata Franka ketika bertemu dengan awak media di lokasi tersebut.
Franka juga menyampaikan bahwa Nadiem dalam keadaan sehat. Selama empat hari terakhir di penjara, menurut dia, Nadiem mengisi waktu dengan membaca buku.
Menurut Franka, Nadiem meminta agar dibawakan makanan favorit disiapkan ibunya. Franka, yang hadir dalam kesempatan itu, menyampaikan bahwa Nadiem mengucapkan terima kasih kepada semua pihak telah memberikan dukungan selama ini.
Latar Belakang Pendidikan dan Karier Franka Franklin
Kemunculan Franka itu membuat publik ingin mengetahui latar belakang sosok istri Nadiem tersebut. Berikut profil singkat Franka dirangkum merdeka.com, dari pelbagai sumber, Rabu (10/9):
Franka dikenal sebagai sosok perempuan inspiratif. Dia lahir dengan nama lengkap Franka Franklin Makarim dan menikah dengan Nadiem pada tahun 2014. Pasangan ini dikaruniai tiga anak perempuan.
Franka menempuh pendidikan di Hogeschool Rotterdam, Belanda, dan meraih gelar Bachelor of Arts (BA) di bidang Fashion Design. Dia kemudian melanjutkan studi di Northumbria University, Inggris, untuk mendapatkan gelar Master of Arts (MA) di bidang Fashion Marketing. Franka kemudian memulai karier di beberapa perusahaan multinasional, termasuk Unilever dan The Body Shop.
Dalam dunia bisnis, Franka Franklin dikenal sebagai salah satu pendiri dan Direktur Kreatif dari Tulola Designs, sebuah merek perhiasan lokal yang menggabungkan unsur tradisional Indonesia dengan desain modern. Bersama Sri Luce Rusna dan Happy Salma, dia mengembangkan Tulola Designs menjadi merek diakui di industri perhiasan. Selain itu, Franka juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan.