Membludak! Kejuaraan A.Stream Open Water Swimming di Bali Diserbu 500 Pendaftar
Untuk kejuaraan A.Stream Open Water Swimming series Bali, tercatat ada 500 lebih peserta yang mendaftar baik dari luar negeri maupun di dalam negeri.
Kejuaraan renang internasional di perairan terbuka atau Asian Open Water Swimming Championship (AOWS) ke-12 dan A.Stream Open Water Swimming series Bali, yang digelar di kawasan Pantai Hotel Intercontinental Bali Resort, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, menjadi daya tarik tersendiri.
Untuk kejuaraan A.Stream Open Water Swimming series Bali, tercatat ada 500 lebih peserta yang mendaftar baik dari luar negeri maupun di dalam negeri.
"Kalau dari beberapa yang sudah terdaftar dan kemudian dari beberapa email yang masuk dan ingin menyatakan (berpartisipasi), saya perkirakan bisa di atas 500 peserta, kalau memang kita buka terus," kata Kiki Taher selaku Ketua Pelaksana Asian Open Water Swimming Championship (AOWS) ke-12 dan A.Stream Open Water Swimming series Bali.
Antusias Atlet
Ia menerangkan, untuk antusias atlet baik dari mancanegara dan dalam negeri tercatat 500 lebih peserta yang mendaftar tetapi hanya dibatasi 300 peserta. Kejuaraan A.Stream Open Water Swimming series pertama digelar di Lampung, Sumatera, di tahun 2025 juga diminati dan kini di Pulau Bali.
"Untuk yang terdaftar saat ini ada 300 lebih. Bahkan, kita harus menutup pendaftaran di dua minggu sebelumnya. Kami juga mendapatkan banyak masukan dan keinginan dari negara-negara lain untuk berpartisipasi," jelasnya.
"Tetapi tanggal 1 (Juni 2026) harus kita tutup. Karena, terkait dengan kapasitas yang kita miliki supaya tidak terlalu over capacity. Sehingga kita bisa lebih mengutamakan kualitas A-Stream yang dari hari ke hari, dari event ke event, dari seri ke seri semakin baik dan berkembang," lanjutnya.
Banyak Diminati Oleh Warga Lokal
Ia menyebutkan, A.Stream Open Water Swimming adalah IP atau turnamen lokal yang dimiliki oleh Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia dan saat digelar di Lampung memang banyak diminati oleh warga lokal sendiri.
"Sejak series pertama di Lampung memang lebih banyak warga Negara Indonesia terutama antusiasme lokal. Di Lampung itu ada 10 hingga 20 persen warga negara asing yang berpartisipasi. Di sini juga sama warga negara asing cukup meningkat, di Bali tentu lebih dari 20 persen," ujarnya.
"Bahkan, kita banyak menerima dalam tanda kutip komplain dari peserta-peserta asing yang tidak bisa ikut. Kenapa sih registrasinya ditutup demikian cepat dan sebagainya. Tentu ini kita ingin sesegera mungkin mempersiapkan diri sebaik mungkin terkait dengan logistik dan sebagainya sehingga kami harus tutup itu di dua minggu sebelumnya," jelasnya.
Ia menyampaikan, setelah A.Stream Open Water Swimming series Bali nantinya rencananya akan digelar di Kepulauan Bangka Belitung bersamaan dengan kompetisi Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Perairan Indonesia
"Kita punya series ketiga yang akan bersamaan dengan kejurnas. Rencananya, akan kita lakukan di Belitung tentu saja sebelum Oktober. Karena di Perairan Indonesia sebagai negara katulistiwa ini, kita dari Oktober, November, Desember, Januari, Februari itu relatif secara angin dan arus laut kecil sekali bisa melakukan event ini," ujarnya.
Kejuaraan A.Stream Open Water Swimming akan dibesarkan dan kembangkan di Indonesia untuk mendukung sport tourism dan tentu didukung dengan infrastrukturnya yang baik dan masuk list potensi A.Stream Open Water Swimming.