Ma’ruf Amin Ambil Langkah Besar, Mundur dari Wantim MUI dan Uzlah di PKB
Meski mengaku demikian, Iman menuturkan, Kiai Ma’ruf masih akan tetap siap jika diminta sumbang pemikiran dan saran untuk PKB.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Bendungan Cipanas, Selasa (9/7/2024). (Foto: Kementerian PUPR)
(@ 2024 merdeka.com)KH Ma’ruf Amin menyatakan telah mengundurkan diri dari posisi Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan diketahui juga mengambil langkah uzlah dari aktivitas politik di PKB.
"Iya benar beliau menyampaikan kepada Ketua Umum akan uzlah alias istirahat dan mengurangi kegiatan struktural," kata Ketua Bidang Komunikasi Informasi Teknologi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Ahmad Iman Sukri saat dihubungi, Rabu, (23/12).
Meski mengaku demikian, Iman menuturkan, Kiai Ma’ruf masih akan tetap siap jika diminta sumbang pemikiran dan saran untuk PKB.
"Tapi masih akan tetap membantu PKB," imbuh Iman.
Kiai Ma'ruf Minta Maaf
Sebelumnya, saat dikonfirmasi terpisah, hal senada juga sudah dilakukan Kiai Ma’ruf di MUI. Hal itu diketahui dari surat pengunduran dirinya dari posisi ketua dewan pertimbangan yang dikonfirmasi oleh juru bicaranya, Masduki Baidlowi.
Dalam suratnya, Kiai Ma'ruf juga memohon maaf jika selama menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI ada tutur kata dan tindakan yang kurang berkenan terhadap pengurus MUI. Dia berharap, MUI dapat semakin maju ke depannya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama seluruh jajaran pengurus MUI. Saya sangat bangga bisa bekerjasama dengan Bapak dan Ibu sekalian untuk membangun dan membesarkan lembaga ini," katanya.