Kemenag Batam Imbau Calon Haji Serius Ikuti Manasik Haji Batam Demi Haji Mabrur
Kantor Kemenag Batam mengingatkan seluruh calon jemaah haji untuk mengikuti bimbingan Manasik Haji Batam dengan sungguh-sungguh, sebagai bekal penting meraih predikat haji mabrur.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mengimbau seluruh calon jemaah haji agar mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji dengan sungguh-sungguh, tertib, dan penuh kesabaran. Imbauan ini disampaikan mengingat pentingnya manasik sebagai persiapan fundamental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Syahbudi, menegaskan bahwa manasik bukanlah sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, manasik merupakan bekal penting agar jemaah memahami tata cara ibadah haji sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Tujuan utama dari bimbingan ini adalah agar calon jemaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan benar, aman, dan pada akhirnya meraih predikat haji yang mabrur. Kegiatan manasik ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para jemaah.
Jadwal dan Lokasi Manasik Haji Batam Tersebar di Lima Titik
Manasik haji di Batam akan dilaksanakan di lima titik lokasi berbeda, tersebar di beberapa kecamatan, mulai dari 1 hingga 15 Februari 2026. Kegiatan ini akan digelar setiap hari Sabtu dan Minggu, memberikan kesempatan luas bagi calon jemaah untuk berpartisipasi.
Pembagian lokasi manasik mencakup empat titik utama. Untuk calon jemaah dari Kecamatan Sekupang dan Belakangpadang, kegiatan dipusatkan di Masjid Al Ikhlas, Kompleks Shangrila. Sementara itu, jemaah dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, dan Batu Ampar akan mengikuti manasik di Masjid Kelana Jaya, Bengkong.
Calon jemaah dari Kecamatan Batam Kota dan Nongsa diarahkan ke Masjid An Namirah, Asrama Haji Batam. Adapun jemaah dari Kecamatan Batu Aji, Sei Beduk, Sagulung, Bulang, dan Galang akan mengikuti kegiatan di Masjid Darul Gufran.
Puncak rangkaian manasik akan diselenggarakan pada 15 Februari di Aula PIH, yang rencananya akan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kepri. Acara puncak ini juga akan diisi dengan materi tambahan yang relevan.
Materi Manasik Haji Batam Membekali Jemaah Secara Komprehensif
Materi manasik haji dibagi per pekan untuk memastikan setiap aspek penting ibadah haji tersampaikan secara mendalam kepada calon jemaah. Pada pertemuan pertama, yang dijadwalkan 1 Februari, jemaah akan dibekali materi persiapan pra-embarkasi, layanan dan ibadah selama di embarkasi, serta aktivitas di pesawat dan bandara, termasuk Bandara AMMA Madinah dan Bandara KIAA Jeddah. Materi ini juga mencakup layanan dan ibadah selama berada di Madinah.
Pertemuan kedua pada 7 Februari akan membahas layanan dan ibadah selama di Makkah pra-Armuzna, serta layanan dan ibadah selama di Arafah dan Muzdalifah. Selanjutnya, pertemuan ketiga pada 8 Februari akan mencakup layanan dan ibadah selama di Mina, serta pelaksanaan Tawaf Ifadah dan ibadah di Makkah pasca-Armuzna.
Manasik keempat akan digelar pada 14 Februari dengan agenda gladi posko di Asrama Haji Batam Centre. Gladi posko ini bertujuan untuk mempraktikkan secara langsung tahapan-tahapan yang akan dilalui jemaah di Tanah Suci.
Pentingnya Kesiapan Fisik dan Mental Calon Jemaah Haji Batam
Syahbudi mengajak seluruh calon haji untuk memanfaatkan manasik sebagai ruang bertanya dan berdiskusi. Diskusi ini khususnya terkait rukun, wajib, dan sunnah haji, serta kesiapan fisik dan mental yang krusial selama berada di Tanah Suci.
Kemenag Batam berharap jemaah dapat menjaga kesehatan, membangun kebersamaan, serta mematuhi arahan petugas dan pembimbing. Kepatuhan terhadap arahan ini sangat penting untuk kelancaran seluruh rangkaian ibadah.
Melalui bimbingan manasik ini, diharapkan jemaah Kota Batam dapat berangkat dalam keadaan siap, mandiri, dan saling tolong-menolong. Dengan demikian, mereka dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat serta membawa keberkahan haji mabrur.
Sumber: AntaraNews