Kelakar Prabowo Kalah Tiga Kali Pilpres: Soalnya Waktu itu Pak Luhut Enggak Dukung Saya Sih
Awalnya, Prabowo lebih dulu membahas soal program prioritasnya yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Presiden Prabowo Subianto berkelakar bahwa kekalahannya dalam tiga kali kontestasi Pemilihan Presiden sebelum 2024 disebabkan tidak mendapat dukungan dari Luhut Binsar Pandjaitan. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat sambutan pada Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1) malam.
Awalnya, Prabowo lebih dulu membahas soal program prioritasnya yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia dituduh program tersebut agar dirinya dapat terpilih kembali menjadi presiden pada periode berikutnya.
"Saudara-saudara, dan ada yang nuduh, ada Bowo Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali. Selalu berpikir negatif. Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa masalah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan," kata Prabowo dalam sambutannya.
"Kalau Tuhan tidak mengizinkan saya buat apa saja tidak akan terjadi, bener enggak? Empat kali ikut pemilu tiga kali kalah. Soalnya waktu itu Pak Luhut enggak dukung saya sih," sambungnya.
Para Jemaat
Lantas, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini pun menanyakan kepada para jemaat yang hadir terkait dengan MBG.
Apakah MBG tersebut sampai ke Sumatra Barat (Sumbar) dan Aceh atau tidak. Diketahui, Prabowo tidak menang dalam Pilpres 2024 di provinsi tersebut.
Capres-Cawapres
Saat itu, pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) lebih unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Saudara-saudara, apakah MBG enggak sampai Sumatera Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Enggak ada itu," ungkapnya.
"Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia," katanya.