Kabar Baik untuk Warga Bandung, Bandara Husein Segera Layani Penerbangan Reguler
Proses koordinasi lintas lembaga sudah dilakukan, dan kini hanya tinggal menanti satu dokumen terakhir.
Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) terus mendorong agar penerbangan reguler kembali aktif di Bandara Husein Sastranegara. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa langkah tersebut sangat penting untuk memacu pertumbuhan pariwisata dan aktivitas ekonomi di Kota Kembang.
"Itu sebabnya kami sangat mengharapkan agar pemerintah pusat segera membuka kembali jadwal reguler penerbangan dari dan ke Bandara Husein Sastranegara," ujar Farhan saat ditemui di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (20/8).
Menurutnya, proses koordinasi lintas lembaga sudah dilakukan, dan kini hanya tinggal menanti satu dokumen terakhir agar rute penerbangan komersial dapat kembali diaktifkan di bandara tersebut.
"Mudah-mudahan sih, katanya tinggal menunggu satu surat saja. Tapi memang prosesnya kadang lama," tambah Farhan.
Dukungan dari Angkasa Pura: Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah
Di sisi lain, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, R. Indra Seputra, memastikan bahwa pihaknya akan mengikuti segala arahan pemerintah pusat dan daerah terkait operasional Bandara Husein.
Ia menjelaskan peran mereka difokuskan pada pengelolaan teknis bandara, termasuk pengaturan tipe pesawat dan rute yang diizinkan.
"Kami tetap diaudit oleh teman-teman otoritas bandara, oleh DBU. Agar kami supaya komplai dalam menjalankan penugasan di Husein Sastranegara ini. Nah kami hanya memastikan ya, memastikan bahwa kami mendukung program pemerintah daerah, program pemerintah pusat terkait dengan bandara," jelas Indra.
Indra menekankan bahwa aspek pelayanan, keamanan, dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama, meskipun aktivitas penerbangan saat ini sangat terbatas.
Sebelum pemindahan layanan ke Bandara Kertajati, Husein Sastranegara mampu melayani hingga 4.000 penumpang setiap hari. Namun kini, aktivitasnya menurun drastis.
Bandara Husein Tidak Pernah Tutup, Rute Baru Jadi Harapan
Meski sepi, Indra memastikan bahwa Bandara Husein tidak pernah mengalami penutupan penuh. Aktivitas militer masih berjalan, dan penerbangan sipil tetap ada meski dalam jumlah kecil.
"Kita pun juga senang bisa melayani masyarakat Bandung bila mana Husein bisa direaktivasi kembali untuk pesawat jetnya. Tapi Bandung (Bandara Husein Sastranegara) belum pernah tutup. Tidak pernah tutup," kata dia.
Saat ini, bandara tersebut rata-rata hanya melayani sekitar lima penumpang per hari. Hal ini sesuai dengan ketentuan SE Tahun 2023, yang menetapkan bahwa Bandara Husein hanya dapat digunakan untuk pesawat propeller jenis ATR A72 dengan rute-rute dalam Pulau Jawa.
"Kami patuh terhadap aturan pemerintah. Saat ini Bandara Husein melayani penerbangan Pangandaran, Bandung dan Halim seminggu tiga kali," ujarnya.
Lebih lanjut, Indra menginformasikan bahwa mulai 2 Juli 2025, akan dibuka rute baru Yogyakarta, Bandung dan Halim yang dilayani oleh maskapai Susi Air. Rute ini akan melengkapi jadwal penerbangan propeller yang sudah ada, dengan frekuensi tiga kali seminggu.
"Alhamdulillah nanti di tanggal Juli, di awal Juli tanggal 2 ada penerbangan dari Susi Air juga Jogja, Bandung, Halim. Jadi akan ada di dalam seminggu itu ada tiga hari diisi di ini dengan pesawat reguler Suai Air, Jogja dan Pangandaran. Dan tentunya ini kabar baik," katanya.