Jembatan Gantung Segera Hubungkan Kembali Desa di Aceh yang Terisolasi
Jembatan gantung dibangun di desa terpencil di Aceh sebagai respons terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025.
Beberapa jembatan gantung sedang dalam proses pembangunan di berbagai desa terisolasi di Aceh, sebagai dampak dari bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat membuka kembali akses bagi warga dari desa-desa tersebut.
Pada hari Selasa (27/1), terlihat di lapangan bahwa pembangunan jembatan gantung di Desa Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh, sedang berlangsung. Para petugas dari TNI Angkatan Darat terlihat menggali tanah sebagai persiapan untuk fondasi menara jembatan gantung. Di sisi lain, fondasi yang terbuat dari besi sudah mulai berdiri.
Selain itu, jembatan gantung juga sedang dibangun di Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Dalam proses tersebut, petugas TNI terlihat sedang menarik dan menyetel kabel utama. Pemasangan gantungan (hanger) dan gelagar lantai juga telah dilakukan, termasuk pemasangan kabel angin.
Di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pembangunan jembatan gantung pun tengah dikebut. Para petugas sedang menyelesaikan tahap akhir dengan pengecatan dan pemasangan pelat injak, sementara gelagar lantai sedang dilas.
Jembatan gantung ini diharapkan dapat menghubungkan Desa Sekerak Kiri dan Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan petugas yang tengah mengangkat material besi untuk keperluan pembangunan jembatan.
Pengecoran Jalan
Sementara itu, di Desa Lawe Mamas Indah yang terletak di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, proses pembangunan jembatan gantung sedang dipercepat. Terlihat sebuah ekskavator yang sedang bekerja untuk memasang tiang fondasi jembatan tersebut.
Di sisi lain, di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, para petugas tengah menyiapkan besi sling yang akan digunakan untuk material jembatan gantung. Selain itu, di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, jembatan gantung sudah hampir rampung. Petugas saat ini sedang melakukan penyelesaian akhir dengan memasang pelat lantai jembatan.
Di Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, persiapan untuk pembangunan jembatan gantung juga sudah dilakukan. Para petugas sedang menggali tanah yang akan digunakan sebagai fondasi untuk pembuatan jembatan gantung tersebut.
Selain fokus pada pembangunan jembatan gantung, para petugas TNI juga melaksanakan pengecoran jalan di beberapa desa sebagai sarana untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Pekerjaan pengecoran jalan ini dilakukan di Kabupaten Aceh Tengah, tepatnya di Desa Burlah (Brawang Gajah), Kecamatan Ketol, serta di Desa Owak, Kecamatan Linge.