Jelang Arus Mudik, DPRD DKI Temukan Sejumlah Kekurangan di Terminal Kalideres
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth sidak Terminal Kalideres. Ia menyoroti kebersihan, kenyamanan ruang tunggu, dan potensi kepadatan penumpang.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Kalideres, Jakarta Barat untuk meninjau kesiapan layanan transportasi bagi masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.
Dalam kunjungannya, Kenneth meninjau sejumlah fasilitas terminal sekaligus memastikan pelayanan bagi calon penumpang berjalan dengan baik.
Meski menilai operasional terminal berjalan cukup baik, Kenneth mencatat beberapa fasilitas masih perlu dibenahi, terutama terkait kebersihan di sejumlah area.
Menurutnya, kondisi toilet dan beberapa sudut ruang tunggu masih membutuhkan perhatian lebih agar tetap nyaman digunakan oleh penumpang.
“Kami meminta pengelola terminal Kalideres ini bisa meningkatkan frekuensi pembersihan dan memastikan petugas kebersihan siaga selama 24 jam, mengingat jumlah penumpang akan meningkat signifikan,” tegas Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.
Fasilitas Masih Kurang
Selain kebersihan, Kenneth juga menyoroti keterbatasan fasilitas pendingin ruangan di area tunggu penumpang. Kondisi tersebut dinilai kurang nyaman, terutama saat cuaca panas menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Memang kondisi cuaca akhir-akhir ini cukup terik. Ini akan menjadi perhatian kami ke depannya terkait kebutuhan penyejuk udara,” ujarnya.
Ia juga melihat potensi penumpukan penumpang di beberapa titik seperti area boarding dan loket tiket. Oleh karena itu, ia mendorong pengelola terminal untuk memperbaiki pengaturan antrean serta menambah petugas guna mengurai kepadatan.
Dari sisi keamanan, Kenneth mengapresiasi kehadiran petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Dinas Perhubungan, serta tenaga kesehatan yang berjaga di area terminal.
Namun ia tetap meminta pengawasan diperketat untuk mencegah praktik percaloan tiket maupun potensi tindak kriminal.
“Kami juga meminta agar seluruh armada bus dipastikan dalam kondisi laik jalan melalui pemeriksaan rutin demi keselamatan penumpang,” ucapnya.