Indonesia Salurkan 1.400 Paket Bantuan Idulfitri untuk Solidaritas Kemanusiaan di Palestina
Riri menjelaskan, bantuan disalurkan oleh masyarakat Indonesia melalui NU Care–LAZISNU, bersama dengan Gazze Destek Dernegi (GDD).
Krisis kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina belum kunjung usai. Oleh karena itu, solidaritas kemanusiaan dari Republik Indonesia terus hadir untuk mereka yang berada di Tepi Barat hingga Gaza.
"Bantuan disalurkan kepada korban konflik di sejumlah wilayah, mulai dari Gaza, Deir Balah, Tepi Barat (West Bank), hingga Yerusalem di Palestina," tulis Direktur Eksekutif NU Care–LAZISNU PBNU, Riri Khariroh, seperti dikutip dari siaran pers, Senin (23/2).
Riri menjelaskan, bantuan disalurkan oleh masyarakat Indonesia melalui NU Care–LAZISNU, bersama dengan Gazze Destek Dernegi (GDD), seperti 1.626 paket buka bersama (iftar jama’i) serta 2.877 paket iftar mandiri bagi para pengungsi di kamp-kamp pengungsian di Gaza dan Deir Balah.
"Selain itu, kami juga mengirim paket bantuan air bersih sebanyak 152 ribu liter yang didistribusikan untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air akibat rusaknya infrastruktur selama konflik," ungkap Riri.
Di wilayah lain, lanjut Riri, melalui Mitra Global NU Care di Yerusalem, Riri menuturkan, bantuan diberikan berupa paket bahan makanan disalurkan kepada 1.400 penerima manfaat di Tepi Barat. "Selain itu, sebanyak 350 paket baju Lebaran keluarga serta 1.400 paket Idulfitri juga didistribusikan bagi masyarakat di Yerusalem," ungkap dia.
Riri menegaskan, kepedulian terhadap Palestina merupakan komitmen kemanusiaan NU Care-LAZISNU yang telah terbangun sejak lama. Sebab kondisi di wilayah-wilayah tersebut sangat memprihatinkan akibat serangan zionis Israel.
"Ini tradisi NU Care-LAZISNU sejak lama. Sebagai lembaga filantropi Islam di bawah Nahdlatul Ulama, NU Care-LAZISNU memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap nasib warga Palestina yang mengalami penjajahan sejak lama,” ungkapnya.
Ramadan Jadi Momentum Perkuat Solidaritas
Riri mendoakan, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas global terhadap masyarakat yang hidup di tengah krisis kemanusiaan. Dia berharap, organisasi-organisasi peduli kemanusiaan dunia bisa berbuat lebih efektif kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Di bulan Ramadan ini warga Palestina juga membutuhkan dukungan dari masyarakat dunia. Terlebih dengan kondisi mereka yang sangat memprihatinkan, rumah-rumah hancur porak-poranda, tidak ada penghidupan yang layak, sehingga mereka menjadi bagian dari mustahik yang perlu mendapatkan bantuan dari lembaga-lembaga filantropi Islam," jelasnya.
Senada, Koresponden kemanusiaan GDD, Hadil Al Muz’anin, menjelaskan bahwa distribusi bantuan diprioritaskan bagi kelompok paling rentan.
"Prioritas dalam pendistribusian diberikan kepada keluarga pengungsi yang tinggal di kamp-kamp, terutama keluarga yang memiliki anak-anak, lansia, dan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga, serta keluarga yang tidak memiliki sumber penghasilan tetap," jelasnya.
Krisis Air Bersih
Hadil juga menyoroti krisis air bersih yang melanda sebagian besar wilayah Gaza akibat kerusakan infrastruktur selama konflik. Kondisi tersebut membuat masyarakat sangat bergantung pada pasokan air dari tangki distribusi maupun bantuan kemanusiaan.
"Tim lapangan menghadapi beberapa tantangan selama pelaksanaan proyek, di antaranya kesulitan bergerak dan berpindah antar wilayah pengungsian akibat situasi keamanan yang tidak stabil, serta kepadatan yang tinggi di kamp-kamp pengungsian dan meningkatnya jumlah keluarga yang membutuhkan dibandingkan dengan sumber daya yang tersedia," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Mitra Global NU Care di Yerusalem, Abeer Zayyad, menyampaikan apresiasi atas bantuan masyarakat Indonesia.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyalurkan donasi melalui NU Care-LAZISNU. Berkat dukungan tersebut, berbagai bantuan ini menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit akibat perang yang masih berlangsung di Palestina. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur," dia menutup.