GP Indonesia Mandalika 2024: Lebih Meriah dengan Side Event Musik Tiga Hari, Targetkan Perputaran Ekonomi Rp4,8 Triliun!
Penyelenggara GP Indonesia Mandalika 2024 siap hadirkan pengalaman berbeda dengan side event musik yang lebih semarak selama tiga hari, diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi signifikan.
Nusa Tenggara Barat, Merdeka.com – Gelaran Grand Prix (GP) Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, siap menyajikan pengalaman yang lebih semarak dan menarik. Penyelenggara telah menyiapkan serangkaian side event yang berbeda, khususnya di sektor hiburan musik, untuk memeriahkan ajang balap motor bergengsi ini.
Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung mulai Jumat (3/10) hingga Minggu (5/10) ini akan menghadirkan pertunjukan musik secara kontinu. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik bagi penonton, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal dan nasional.
Direktur MGPA, Priandhi Satria, mengkonfirmasi bahwa Injourney sebagai bagian dari penyelenggara, akan menyuguhkan pertunjukan musik yang lebih meriah. Berbeda dengan musim sebelumnya yang hanya fokus pada malam puncak, kini kemeriahan musik akan terasa sejak hari pertama GP Indonesia Mandalika berlangsung.
Semarak Panggung Musik Selama Tiga Hari di Mandalika
Perubahan signifikan dalam penyelenggaraan GP Indonesia Mandalika tahun ini terletak pada durasi dan intensitas side event musiknya. Jika pada musim lalu pertunjukan musik hanya digelar pada malam Minggu, kini penonton dapat menikmati hiburan musik sejak hari Jumat hingga malam puncak balapan.
"Kalau tahun lalu cuma ada musiknya di Minggu malam, kalau sekarang mulai Jumat sudah ada pertunjukan musik sampai minggu finalnya ada musik ya," kata Priandhi Satria kepada ANTARA, Kamis. Pernyataan ini menegaskan komitmen penyelenggara untuk memberikan pengalaman hiburan yang lebih menyeluruh dan berkesan bagi seluruh pengunjung.
Pada hari Jumat, setelah sesi latihan bebas usai, panggung hiburan akan dimeriahkan oleh penampilan dari Crossover Band dan AMTENAR. Kemudian, pada Sabtu malam setelah sesi sprint race berakhir, penonton akan dihibur oleh grup musik populer Guyon Waton dan legenda rock Indonesia, Dewa 19. Rangkaian ini dirancang untuk menjaga antusiasme penonton tetap tinggi sepanjang akhir pekan.
Puncak kemeriahan musik akan terjadi pada Minggu malam, selepas sesi balapan utama Grand Prix Indonesia Mandalika. Penonton akan diajak berpesta dengan penampilan energik dari DJ Jerry Likumahwa, grup musik Mollucan Soul, serta penyanyi dangdut fenomenal King Nassar. Kehadiran berbagai genre musik ini menunjukkan upaya penyelenggara untuk menjangkau beragam selera penonton.
Dampak Ekonomi Signifikan GP Indonesia Mandalika
Selain menyajikan tontonan balap motor kelas dunia dan hiburan musik yang semarak, ajang GP Indonesia Mandalika juga memiliki peran krusial dalam menggerakkan roda perekonomian. Event berskala internasional ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang substansial bagi daerah dan negara.
Pada musim ini, GP Indonesia yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, menargetkan perputaran ekonomi hingga Rp4,8 triliun. Angka ini mencerminkan potensi besar yang dimiliki oleh ajang balap motor ini dalam menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Keberhasilan GP Indonesia Mandalika dalam menciptakan dampak ekonomi positif telah terbukti pada musim sebelumnya. Pada tahun 2024, tercatat lebih dari 120.000 penonton memadati sirkuit Mandalika, yang secara langsung berkontribusi pada perputaran ekonomi sebesar Rp4,8 triliun. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa penyelenggaraan event serupa di tahun ini dapat mencapai atau bahkan melampaui target tersebut.
Peningkatan jumlah side event dan kehadiran musisi papan atas diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini akan berdampak langsung pada sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Lombok dan sekitarnya, menjadikan GP Indonesia Mandalika sebagai motor penggerak ekonomi yang signifikan.
Sumber: AntaraNews