Siap-siap! Mandalika Festival of Speed Putaran 3 & 4 Kembali Panaskan Sirkuit, Ada Apa Saja?
Ajang balap bergengsi Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran 3 dan 4 akan kembali menggetarkan Pertamina Mandalika International Circuit. Siapa saja pembalap nasional yang akan berlaga dan apa dampak ekonominya?
Pertamina Mandalika International Circuit di Nusa Tenggara Barat (NTB) akan kembali menjadi saksi bisu adu kecepatan para pembalap mobil nasional. Ajang bergengsi Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran 3 dan 4 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 Oktober 2025.
Para pembalap mobil terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan akan ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka akan bersaing memperebutkan gelar juara dalam lanjutan dari dua putaran MFoS sebelumnya yang telah sukses digelar.
Event ini tidak hanya sekadar balapan, melainkan sebuah festival yang dirancang untuk mempertemukan olahraga, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Tujuannya adalah memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan pengembangan industri motorsport nasional.
Sensasi Balap dan Persaingan Ketat di Sirkuit Mandalika
Rangkaian kegiatan Mandalika Festival of Speed akan dimulai dengan sesi latihan bebas yang krusial bagi para pembalap. Mereka akan memanfaatkan waktu ini untuk beradaptasi dengan lintasan dan menyempurnakan strategi balap.
Setelah itu, sesi kualifikasi akan menentukan posisi start para pembalap di garis depan, menambah ketegangan persaingan. Puncak acara adalah dua kali balapan utama di setiap kelas, di mana pembalap akan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Selain balapan utama, para penggemar otomotif juga akan disuguhi aksi seru dari Time Attack Series. Sesi ini selalu dinanti karena menyajikan tantangan kecepatan dan ketepatan waktu yang memukau.
MFoS sebagai Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, menegaskan bahwa MFoS bukan hanya ajang balap, tetapi juga upaya membangun ekosistem besar. Ia menyatakan, “Mandalika Festival of Speed kami hadirkan bukan hanya untuk para pembalap, tetapi juga untuk masyarakat luas."
Event ini diharapkan menjadi ruang bagi pertumbuhan dunia motorsport nasional sekaligus mendorong sektor UMKM dan pariwisata di Lombok serta Nusa Tenggara Barat. Priandi Satria menambahkan, "Event ini menjadi ruang untuk tumbuh bagi dunia motorsport nasional, sekaligus mendorong sektor UMKM dan pariwisata di Lombok dan Nusa Tenggara Barat.”
Dampak positif penyelenggaraan event seperti MFoS terasa langsung bagi masyarakat sekitar. "Setiap kali event seperti MFoS digelar, dampaknya terasa langsung bagi masyarakat. Hotel-hotel penuh, kafe dan restoran ramai, dan produk UMKM lokal mendapat eksposur dari ribuan penonton," jelas Priandi Satria.
Menurutnya, inilah efek berantai positif yang nyata bagi ekonomi daerah. "Inilah efek berantai positif yang nyata bagi ekonomi daerah. Selain itu, kami ingin Mandalika terus menjadi tempat pembibitan pembalap muda Indonesia, sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menikmati manfaat ekonomi dari industri motorsport,” tambahnya.
Festival Lengkap dengan Ragam Atraksi Menarik
Selain aksi balap yang memacu adrenalin, area sirkuit akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan menarik lainnya. Pengunjung dapat menjelajahi zona UMKM yang menampilkan produk-produk lokal berkualitas.
Pameran otomotif juga akan hadir, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk melihat kendaraan terbaru dan inovasi industri. Tidak ketinggalan, kuliner khas NTB siap memanjakan lidah para pengunjung dengan cita rasa otentik.
MGPA bersama InJourney dan ITDC berkomitmen menjadikan MFoS sebagai festival lengkap. Tujuannya adalah menghadirkan pengalaman menyeluruh mulai dari tribun penonton, area paddock, hingga area publik yang interaktif.
Priandi Satria berharap, "Kami ingin setiap event di Mandalika tidak hanya meninggalkan jejak ban di lintasan, tetapi juga meninggalkan manfaat bagi masyarakat.” Ini menunjukkan komitmen penyelenggara terhadap dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews