Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Tarakan Kaltara Sore Hari
Gempa Bumi Tarakan dengan magnitudo 4,4 mengguncang Kalimantan Utara pada Sabtu sore. Pusat gempa dangkal ini berada di tenggara kota, menyebabkan kewaspadaan warga.
Sebuah Gempa Bumi Tarakan berkekuatan magnitudo 4,4 kembali terjadi di wilayah Kalimantan Utara pada Sabtu sore. Peristiwa alam ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 16:56:36 WITA.
Guncangan gempa bumi ini berpusat di lokasi yang relatif dangkal, hanya 10 kilometer di bawah permukaan tanah. Kedalaman yang dangkal ini berpotensi menyebabkan dampak guncangan yang lebih terasa oleh masyarakat sekitar.
Titik koordinat gempa bumi tersebut berada pada 3,31 Lintang Utara dan 117,67 Bujur Timur. Lokasi ini secara spesifik berada di 9 kilometer tenggara dari pusat Kota Tarakan, Kaltara.
Detail Gempa Bumi di Tarakan
Gempa bumi yang mengguncang Tarakan, Kaltara, ini memiliki magnitudo 4,4. Kekuatan ini tergolong sedang, namun karena kedalamannya yang dangkal, getarannya bisa dirasakan cukup jelas oleh penduduk setempat. Informasi ini dirilis langsung oleh BMKG.
Pusat Gempa Bumi Tarakan berada di koordinat 3,31 Lintang Utara dan 117,67 Bujur Timur. Lokasi ini menempatkan episentrum gempa hanya 9 kilometer di sebelah tenggara Kota Tarakan, sebuah ibu kota provinsi yang padat penduduk.
Kedalaman gempa yang tercatat adalah 10 kilometer, menjadikannya kategori gempa dangkal. Gempa dangkal seringkali menimbulkan guncangan yang lebih kuat di permukaan dibandingkan gempa dalam dengan magnitudo yang sama.
Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 8 November, tepatnya pukul 16:56:36 WITA. Waktu kejadian di sore hari ini mungkin mengejutkan banyak warga yang sedang beraktivitas atau beristirahat di rumah.
Lokasi Terdampak dan Kewaspadaan
Beberapa kecamatan di Tarakan berada sangat dekat dengan pusat Gempa Bumi Tarakan. Kecamatan Tarakan Timur menjadi yang terdekat, hanya berjarak sekitar 2,18 kilometer ke arah timur dari episentrum.
Selain itu, Kecamatan Tarakan Tengah juga merasakan kedekatan dengan pusat gempa, yakni sekitar 6,01 kilometer di sebelah tenggara. Sementara itu, Kecamatan Tarakan Barat berjarak sekitar 9,09 kilometer dari titik guncangan utama.
Kedekatan lokasi pusat gempa dengan area pemukiman padat penduduk di Tarakan Timur dan Tarakan Tengah tentu memicu kewaspadaan. Meskipun magnitudo tidak terlalu besar, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus memantau kondisi pascagempa. Edukasi mengenai mitigasi bencana gempa bumi juga penting untuk terus disampaikan kepada masyarakat Tarakan.
Sumber: AntaraNews