Gelar Pasar Murah, Mentan Amran Gaungkan Ekonomi Kerakyatan
Mentan Amran Sulaiman menyaksikan pelaksanaan pasar murah di Lapangan Karebosi, Makassar hari ini dalam rangka HUT ke-49 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau secara langsung pelaksanaan pasar murah yang digelar dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (16/11). Amran mendorong anggota KKSS untuk menggaungkan ekonomi kerakyatan.
Amran yang menjabat sebagai Ketua Umum KKSS ini mengatakan dalam pasar murah yang digelar ada 70 ton bahan pokok yang dijual. Warga Makassar bisa membeli bahan pokok tersebut dengan harga terjangkau.
"Kita siapkan pasar murah, diskon 70 persen. Itu total jumlah barang 75 ton," ujarnya kepada wartawan.
Kemajuan besar di sektor pangan
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI ini mengaku jumlah bahan pokok tersebut bisa untuk 75 ribu warga. Amran menyebut kegiatan Pasar Murah merupakan perhatian dari perantau terhadap kampung halaman.
"Ini kita lakukan, adalah bentuk kepedulian saudara kita yang merantau dan peduli, tidak pernah lupa kampung halamannya," tuturnya.
Sebelumnya, Amran menyampaikan bahwa KKSS akan terus membawa nilai taro ada taro gau, yaitu komitmen antara kata dan tindakan. Ia menegaskan bahwa tahun ini Indonesia telah mencapai kemajuan besar di sektor pangan.
“KKSS adalah kekuatan besar. Dengan doa 16 juta warga yang merantau, kita bisa menyatukan energi kebaikan. Jangan pernah merendahkan diri, kita diakui dunia,” tegasnya.
Ekonomi Pancasila
Amran memaparkan rencana besar KKSS dalam ekonomi kerakyatan, termasuk percepatan hilirisasi perkebunan, penciptaan jutaan lapangan kerja, serta pemanfaatan potensi kelapa nasional yang nilainya diperkirakan mencapai Rp5 ribu triliun. Dia pun mengajak seluruh paguyuban di Indonesia bergandengan tangan menggerakkan ekonomi Pancasila.
“Setelah swasembada, mimpi kita adalah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ucapnya.
Sementara Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pesan agar KKSS bisa menjadi perekat bangsa. Ia menyebut kehadiran warga KKSS sebagai berkah bagi daerah, mengingat peran besar mereka sebagai perantau yang selalu membawa kebaikan dan kontribusi nyata.
“Warga KKSS merantau untuk membawa kebaikan. Dan kebaikan itu kembali memperbaiki daerah,” ujarnya.