Gubernur Sulsel Apresiasi KKSS sebagai Wadah Pemersatu Masyarakat di Berbagai Belahan Dunia

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyoroti peran strategis KKSS sebagai wadah pemersatu masyarakat Sulsel di perantauan, bahkan hingga mancanegara, dalam perayaan HUT ke-49.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Sulsel Apresiasi KKSS sebagai Wadah Pemersatu Masyarakat di Berbagai Belahan Dunia
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyoroti peran strategis KKSS sebagai wadah pemersatu masyarakat Sulsel di perantauan, bahkan hingga mancanegara, dalam perayaan HUT ke-49. (AntaraNews)

Makassar, 16 November – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi terhadap Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang dinilai sebagai wadah pemersatu masyarakat Sulsel di berbagai belahan dunia. Pernyataan ini disampaikan dalam momen penting perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) KKSS di Makassar.

Menurut Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, KKSS telah membuktikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang efektif dalam menyatukan masyarakat perantauan. Organisasi ini memiliki jaringan yang luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga hingga mancanegara, termasuk Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Kehadiran Gubernur dalam acara tersebut menegaskan pengakuan pemerintah provinsi atas kontribusi besar KKSS selama hampir lima dekade. Organisasi ini dianggap telah menjelma menjadi entitas kedaerahan yang modern, inklusif, dan memiliki daya besar dalam menjaga persatuan dan kebersamaan warga Sulsel.

Peran Strategis KKSS dalam Menyatukan Perantau

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) telah lama dikenal sebagai organisasi yang memiliki peran vital dalam menyatukan masyarakat Sulsel yang tersebar di berbagai wilayah. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman secara khusus menyoroti bagaimana KKSS menjadi jembatan penghubung bagi warga Sulsel di perantauan, menjaga ikatan emosional dan budaya mereka.

Selama hampir lima dekade, KKSS berhasil membangun jaringan yang sangat luas, menjangkau berbagai negara dan benua. Jaringan global ini memungkinkan KKSS untuk terus memperkuat solidaritas dan memfasilitasi komunikasi antarwarga Sulsel, di mana pun mereka berada.

Organisasi ini juga dipandang sebagai contoh organisasi kedaerahan yang mampu beradaptasi dengan zaman. KKSS telah menunjukkan kemampuannya untuk tetap modern, inklusif, dan memiliki kekuatan besar dalam menggerakkan anggotanya untuk tujuan bersama.

Falsafah Hidup dan Harapan untuk KKSS

Dalam kesempatan perayaan HUT ke-49 dan Mukernas KKSS, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan harapan besar kepada seluruh keluarga besar KKSS. Ia menekankan pentingnya menanamkan prinsip "Lao Sappa Deceng Lisu Mappideceng" sebagai panduan hidup.

Falsafah hidup suku Bugis Makassar ini memiliki makna mendalam, yaitu "pergi mencari kebaikan dan pulang untuk memperbaiki". Gubernur berharap prinsip ini dapat terus dipegang teguh, agar setiap anggota KKSS dapat membawa keberkahan dan kontribusi positif bagi kemajuan Sulawesi Selatan.

Acara perayaan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum BPP KKSS Andi Amran Sulaiman beserta jajaran pengurus, sejumlah gubernur se-Indonesia, dan perwakilan pengurus KKSS dari seluruh Indonesia hingga mancanegara. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa pentingnya peran KKSS di mata pemerintah dan masyarakat luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi