Gedung MTs Negeri di Garut Ambruk, Kegiatan Belajar Ratusan Siswa Terancam Terganggu
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ratusan siswa yang seharusnya mengikuti kegiatan belajar akan terdampak.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Selatan Garut, Jawa Barat menyebabkan robohnya sebuah bangunan sekolah di Kecamatan Cisewu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ratusan siswa yang seharusnya mengikuti kegiatan belajar akan terdampak.
Kepala Bidang SDM Satpol PP Garut Tubagus Agus Sofyan mengatakan bangunan sekolah itu ambruk terjadi pada Sabtu 22 februari 2025.
"Berdasarkan laporan dari pihak kecamatan, yang ambruk adalah bangunan MTs Negeri 3 Garut," kata Tubagus, Minggu (23/2).
Dia menjelaskan ada tiga ruang kelas yang ambruk yaitu 9A, 9B, dan 9C. Diperkirakan luas total bangunan yang mengalami kerusakan mencapai 216 meter persegi.
"Dipastikan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka karena pada saat kejadian tidak sedang digunakan kegiatan belajar mengajar. Namun diperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai lebih dari Rp355 juta," kata Tubagus.
Besarnya angka kerugian akibat kejadian tersebut terjadi karena yang mengalami kerusakan bukan hanya bangunannya. "Pihak sekolah juga mengkhawatirkan terjadinya kerusakan lanjutan berupa kerusakan susulan bila tidak dilakukan penanganan lanjutan," kata dia.
Selain itu menurut Tubagus, robohnya bangunan sekolah memberikan dampak langsung kepada setidaknya 147 siswa MTs. Sebab ratusan siswa tidak bisa menggunakan ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar.
Meski begitu, pihak sekolah mulai Senin (24/2) merencanakan para siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang sementara atau bergantian dengan kelas lain hingga proses perbaikan selesai dilakukan.