Gebrakan Menteri Trenggono: 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih Disiapkan Tahun Ini
Trenggono menjelaskan, dari 100 titik KNMP yang dibangun pada tahun 2025, hampir seluruhnya telah selesai.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melanjutkan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kebumen dan Purworejo, Kamis (5/3), dalam rangka meninjau progres pembangunan KNMP di seluruh Indonesia.
Trenggono menjelaskan, dari 100 titik KNMP yang dibangun pada tahun 2025, hampir seluruhnya telah selesai.
"Masih ada sekitar 35 titik yang sedang dalam proses pembangunan," ujarnya.
Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 titik KNMP secara serentak.
"Pembangunan terutama difokuskan di wilayah Indonesia Timur yang memiliki potensi kelautan besar, tetapi masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan fasilitas untuk meningkatkan produktivitas nelayan," kata Trenggono.
Inisiasi Presiden Prabowo
Program KNMP merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dimulai dari sektor paling bawah, yakni masyarakat desa dan nelayan.
"Ini sesuai dengan program Pak Presiden Prabowo bahwa sektor bawah yang dibangun. Ujungnya nanti akan terjadi pertumbuhan atau penguatan ekonomi. Kalau produktivitas meningkat, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat," jelas Trenggono.
Menteri Trenggono menekankan pentingnya penyempurnaan fasilitas pendukung, seperti tempat distribusi es untuk pembekuan ikan dan tempat pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), agar memudahkan aktivitas nelayan.
"Pembangunannya cukup baik, ada beberapa yang perlu diperbaiki, sehingga nantinya semakin memudahkan para nelayan melakukan aktivitas dan mendorong perekonomian masyarakat pesisir," ungkap Trenggono.
Antusias
Para nelayan setempat menyambut antusias fasilitas KNMP, mulai dari cold storage, pabrik es, kios kuliner, hingga kantor pengelola. Program ini dinilai menjadi angin segar bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sodikin, seorang nelayan, menyampaikan, "Sangat senang sekali ada bangunan ini yang semakin tertata dan rapi, tidak seperti dahulu yang berserakan. Meski sudah bagus, ada beberapa kekurangan yang perlu ditambahkan, seperti tempat parkir motor, gudang mesin kapal, dan alur keluar masuk kapal para nelayan," ujarnya.